Menag : Banyak Sarjana Indonesia di Saudi Enggan Pulang

Sabtu, 11 Agustus 2007 11:00

Menag : Banyak Sarjana Indonesia di Saudi Enggan Pulang
Pekanbaru,11/8(Pinmas) - Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni mengakui bahwa para mahasiswa Indonesia yang berhasil menyelesaikan studinya dan memperoleh gelar di Arab Saudi enggan kembali ke tanah air. Di sana sekitar 6 ribuan mahasiswa Indonesia belajar di Arab Saudi. Sekitar 300 orang sudah berhasil jadi sarjana, termasuk S-2, kata Maftuh, kepada Antara usai meninjau Pondok Pesantren (Pontren) Iptek Riau, di Kabupaten Kampar, Sabtu (11/8). "Mereka enggan pulang. Penyebabnya, khawatir jadi pengangguran di tanah air," ujar Maftuh yang menyanyangkan bahwa sebetulnya hal itu tak boleh terjadi karena masih banyak Pontren di tanah air membutuhkan sarjana dari Saudi Arabia sebagai tenaga pengajar. Menteri sendiri mengaku bahwa untuk memberi jaminan agar para sarjana lulusan dari Arab Saudi tak nganggur di tanah air harus dicarikan jalan keluarnya. Namun hal itu bukanlah hal mudah karena gaji di tanah air tak sebaik di Arab Saudi. Untuk jangka pendek, ia tengah berupaya agar lulusan dari Arab Saudi itu dapat diangkat sebagai pegawai negeri. Namun, lagi-lagi, pemerintah mengalami keterbatasan. Pihak Depag tengah mengupayakan dalam waktu dekat sekitar 57 sarjana dari Arab Saudi dapat dipekerjakan di tanah air. Harapannya, mereka bias mengabdi di negeri sendiri, katanya.(es/ts)
48
Share :

INFORMASI LAINNYA