Ny. Wiwiek M. Basyuni : Pantau Keluarga Agar Tidak Terjerumus Aliran Sesat

Selasa, 06 November 2007 12:00

Ny. Wiwiek M. Basyuni : Pantau Keluarga Agar Tidak Terjerumus Aliran Sesat
Jakarta, 6/11(Pinmas) - Menyusul maraknya aliran sesat di tanah air kita, para ibu-ibu khususnya anggota Dharma Wanita diimbau memantau kegiatan putra-putrinya yang sedang belajar di kampus maupun sekolah agar tidak terjerumus ajaran yang tidak sejalan dengan ajaran agama yang benar. Imbauan tersebut disampaikan Penasehat Dharma Wanita Persatuan Departemen Agama Ny. Wiwiek M. Basyuni dalam acara halal bihalal Keluarga Besar Dharma Wanita Persatuan Departemen Agama, di Sasana Amal Bhakti Depag Pusat, Selasa (6/11). Dalam kesempatan itu hadir Ketua Dharma Wanita Persatuan Depag, Ny Ita Bahrul Hayat, Ketua Yayasan Perwanida Ny. Muchtar Zarkasi, dan uraian hikmah halal bihalal disampaikan oleh Dr. Ali Nurdin. “Sebagaimana yang diberitakan di media bahwa 60 persen dari pengikut aliran sesat al Qiyadah al Islamiyah adalah pelajar dan mahasiswa. Oleh karena itu disamping membentengi mereka dengan ilmu agama yang benar, monukasi dua arah dalam keluarga juga sangat utama,” papar istri Menteri Agama ini. Menurutnya, akhir-akhir ini umat dan bangsa kita sedang dihadapkan dengan fenomena penyempalan agama. Seperti kita tahu dan menjadi keprihatinan bersama, yaitu munculnya sejumlah ajaran yang tidak sejalan dengan ajaran Islam, misalnya dengan lahirnya kelompok Salamullah, Ahmadiyah, dan yang terakhir al Qiyadah al Islamiyah. Yang mendeklarasikan pimpinannya sebagai nabi sekaligus rasul, kemudian tidak lagi mewajibkan shalat, puasa, zakat dan haji. “Mari kita terus menerus memperhatikan anak-anak dan anggota keluarga kita. Bukan hanya terhadap ajaran kontroversi itu tetapi juga terhadap bahaya narkoba dan pergaulan bebas,” kata Wiwiek. Ia juga mengatakan, halal bihalal merupakan tradisi luhur bangsa Indonesia yang berfungsi antara lain untuk mempererat kembali tali silaturahmi satu sama lain. Mungkin selama ini melakukan kekeliruan, baik sengaja maupun tidak sengaja kita saling memaafkan dan memperat hubungan lebih baik. “Menjalin hubungan silaturrahim sangat penting kedudukannya di dalam Islam. Bahkan Rasulullah Saw telah menyatakan bahwa silaturrahim akan memperpanjang umur dan memperbanyak rezeki,” demikian Ny. Wiwiek M. Basyuni. (ks)
61
Share :

INFORMASI LAINNYA