Kemenag NTB Laksanakan Pembinaan Produk Halal

Minggu, 01 Mei 2011 11:00

Kemenag NTB Laksanakan Pembinaan Produk Halal
Selong_Pelaksanaan kegiatan Pembinaan Produk Halal dimaksudkan untuk memberikan tambahan pengetahuan dan informasi kepada para produsen dan RPH (Rumah Potong Hewan) khususnya dan masyarakat pada umumnya tentang pentingnya mengkonsumsi makanan halal yang menjadi kebutuhan yang asasi bagi masyarakat. Diharapkan para produsen dapat menjadi agen pembaharu melalui perubahan kultur masyarakat, khususnya masyarakat di Propinsi Nusa Tenggara Barat tentang pentingnya mengkomsumsi makanan dan minuman yang halal lagi thoyyiban. Berdasarakan hasil pendataan Bidang Urusan Agama Islam tahun 2008 bahwa jumlah Produsen Produk di Provinsi NTB tercatat sebanyak 817 dengan jumlah jenis produksi sebanyak 825 jenis produk olahan. Jumlah produsen yang telah dibina secara khusus tahun 2008 sebanyak 30 produsen disamping kegiatan sosialissai produk halal sejak tahun 2005 sampai saat ini masih terdapat 795 produsen yang tersebar diprovinsi NTB yang dirasakan sangat perlu untuk segera diadakan pembinaan Produsen ataupun Pembinaan bagi para auditor internal produsen tersebut. Kegiatan Pembinaan dilaksanakan pada hari Rabu, Tanggal 6 April 2011 di Kantor Kemenag Kab. Lombok Timur yang dihadiri oleh 60 Pengusaha yang bergerak di Produksi Makanan, Minuman, Kosmetik, dan Obata-obatan lainnya serta Rumah Makan , dengan Narumber dari Kemenag Prov. NTB dengan Materi Pembinaan tentang kebijakan Kanwil Kemenag Prov. NTB Tentang Produk Halal oleh Kepala Bidang Urais Drs. H. Saleh Karim , LP POM MUI , Balai Besar POM dan Dinas Deperindag . Pada Kesempatan tersebut Drs. H. Saleh Karim Selaku Kepala Bidang Urusan Agama Islam Menyampaikan tentang Kebijakan Kemenag prov. NTB tentang Produk Halal, bahwa sehubungan dengan meningkatnya jumlah produksi Makanan , minuman dan Produk Olahan Lainnya kementerian Agama prov. NTB telah memprogramkan beberapa kegiatan yang antara lain yaitu dengan memberikan bantuan dana sertifikasi halal serta berbagai kegiatan Orientasi dan Workshop yang bertujuan memberikan Pemahaman tentang pentingnya makanan, minuman dan produk olahan yang Halal dan Thoyyib artinya upaya penyebarluasan informasi kehalalan yang sesuai dengan syariat Islam terus dilakukan melalui bekerjasama antara LP POM MUI , Balai Besar POM , Kemenag Prov NTB dan Dinas Terkait. Disisi lain disampaikan bahwa Provinsi NTB merupakan salah satu provinsi yang akan mendapatkan Program Pembangunan Laboraturium Halal yang dapat memberikan kemudahan dan keluasan dalam rangka melakukan Uji Kahalalan Produk produk Makana, minuman yang ada di Prov. NTB. Hal lain yang disampaikan bahwa di minta kepada seluruh Produsen Produk Olaham Makanan, Minuman dan Obat-obatan agar melakukan produksi harus memenuhi standar kehalalan, ini bertujuan agar menjaga masyarakat konsumen Oleh karena teknologi pengolahan makanan, obat-obatan, kosmetika dan produk lainnya semakin banyak dan semakin berkembang, maka masyarakat yang beragama Islam diharapkan untuk lebih selektif dalam memilih produk makanan, minuman dan obat obatan yang akan dikonsumsi. Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya makanan, minuman, obat-obatan, kosmestika dan lainnya yang halal dan toyyib menjadi tuntutan bagi Bidang Urusan Agama Islam yang menaungi Seksi Produk Halal selaku pelaksana teknis untuk melaksanakan pembinaan Produk Halal bagi para produsen produk makanan, obat-obatan, kosmetika, produk olahan lainnya serta RPH (Rumah Potong Hewan) yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
68
Share :

INFORMASI LAINNYA

Dirjen Bimas Budha Gelar Rakor di NTB
Senin, 03 Juni 2013 22:31
MGMP KKM MAN Taliwang KSB
Sabtu, 29 Maret 2014 05:19