Wamenag hadiri Semiloka di Mataram

Senin, 09 April 2012 11:00

Wamenag hadiri Semiloka di Mataram
Mataram_ Maraknya tindakan terorisme akhir-akhir ini, membuat sejumlah pihak/elemen masyarakat turut ambil bagian dalam pencegahannya, karena kehidupan yang aman, damai dan harmonis adalah dambaan semua orang, apa lagi tindak kekerasan terorisme cenderung mengatasnamakan agama, patut di sayangkan, karena agama manapun tidak ada yang mengajarkan kekerasan, kerusuhan dan tindakan teror. Wakil Menteri Agama (Wamenag), Prof. DR. H. Nazaruddin Umar, MA. dalam presentasinya pada acara Seminar Lokakarya (Semiloka) Efektifitas Pencegahan Terorisme Berbasis Kearifan Lokal (5/4/12) mengatakan, Pelaku terorisme terkadang sebagian kecil dari ummat Islam yang mengatasnamakan jihad,akan tetapi karena di ekspos oleh media, sehingga mereka terkesan besar, sementara pada kenyataannya ummat Islam sebagian besar baik-baik dan selalu menyampaikan pesan-pesan kedamaian, tegasnya. "Kita perlu mendesain materi dakwah di era sekarang ini agar lebih menyentuh dan mampu menyusup kedalam hatiserta dapat direfleksikan dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari," imbunya. Acara yang berlangsung selama 3 hari (3-5 April 2012) di Hotel Lombok Raya Mataram tersebut dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Prov. NTB. Wamenag berharap kepada pengurus FKPT untuk dapat mendesain dan mengemas gagasan serta program yang baik dan menarik sehingga dapat membangun daya respon yang positif dari masyarakat dalam mengantisipasi tindakan terorisme, sebab terkadang program yang baik menjadi tidak menarik karena cara mengemasnya yang kurang menarik,paparnya. Pada acara tersebut hadir juga Ketua Majelis Ulama (MUI) Prov. NTB, Prof. Drs. Saeful Muslim, MM. dalam presentasinya ketua MUI mengatakan, untuk mencegah tindakan terorisme bebasis kearifan lokal, perlu melibatkan institusi lokal, seperti ormas keagamaan (NW, NU, Muhammadiyah, dll), Majelis adat, Pamswakarsa, Forum Komunikasi dan Shilaturrahmi Pondok Pesantren (FKSPP), Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB), dlm institusi-instusi lokal lainnya, selain itu juga diperlukan optimlisasi peran dan fungsi institusi lokal dalam pencegahan terorisme yang meliputi peran antisifatif, prefentif dan komukatif, imbuhnya. (syukri)
133
Share :

INFORMASI LAINNYA

MAN 1 Sumbawa Kalah di Babak Semifinal
Senin, 26 September 2016 11:37
MAN SAPE ADAKAN PERSAMI DI MADRASAH
Selasa, 30 Agustus 2016 11:30