Masyarakat Jangan Malu Bertanya Mengenai Informasi Haji

Selasa, 04 Juni 2013 21:05

Masyarakat Jangan Malu Bertanya Mengenai Informasi Haji
Senggigi – Humas & Infoka Mengawali tahun 2013 Bidang Haji & Umrah Kanwil Kemenag Prov. NTB mengadakan Sosialisasi Teknis Penyelenggaraan Pelayanan Perhajian di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang melibatkan peserta terdiri dari Kepala Kantor Kemenag Kab/Kota beserta kasi PHU kab/Kota, Kepala KUA, BPS (Bank penerima setoran}–BPIH, Kanwil Kemenag Prov.NTB. Kegiatan yang bertempat di Hotel Puri Saharon Senggigi ini diadakan dari tanggal 3 sampai dengan tanggal 5 Juni 2013. Sesuai dengan maksud pemerintah dalam meningkatkan penyelenggaraan ibadah haji yaitu untuk memberikan pelayanan, pembinaan dan perlindungan yang sebaik –baiknya bagi Jemaah haji, maka penyelenggaraan orientasi perhajian ini juga dilaksanakan dalam rangka memberikan pelayanan yang optimal terhadap Jemaah haji, disamping itu juga sebagai salah satu upaya meningkatkan penyebar luasan informasi, kebijakan dan penyamaan persepsi tentang teknis penyelengaraan ibadah haji kepada masyarakat termasuk tata cara pelunasan BPIH bagi Jemaah haji regular. Demikian dikatakan oleh H.Rahadiawan, S.Kom dalam laporannya selaku ketua panitia pelaksana kegiatan tsb. Seperti kita ketahui bahwa, dalam pelaksanaannya penyelenggaraan ibadah haji merupakan tugas Nasional, diantaranya Bank penerima setoran biaya perjalanan haji, perhubungan, imigrasi, Bea Cukai dan masih lain sebagainya,” Ungkap Drs.H. Usman dalam acara pembukaan kegitan tersebut. Akan tetapi apabila penyelengaraan ibadah haji terdapat kesalahan ataupun kekeliruan maka yang akan disalahkan ialah Kementerian Agama padahal dalam pelaksanaanya semua unsur (Instansi) terlibat didalam penyelenggaraan ibadah haji. Oleh karena itu beliau berharap bahwa kegiatan sosialisasi kali ini dapat memberikan informasi kepada masyarakat terkait tentang pelaksanaan ibadah haji. Masih menurut beliau bahwa yang banyak terdapat masalah dalam penyelenggaraan ibadah haji datang dari Jemaah haji itu sendiri, contoh kecil antara lain ada Jemaah yang tidak bisa ber AC hal ini sering terjadi didalam tenda, meski sudah embar kasi penuh untuk Prov. NTB akan tetapi masih ada jamaah yang membawa beras,”ungkap beliau. Dan masih banyak hal yang medasar lainnya. Untuk Jemaah haji yang berumur 83 tahun ke atas beliau mangungkapkan bahwa batas pendaftarannya yang dipakai sampai pada tanggal 7 Januari 2013 dan apabila melebihi dari tanggal dan tahun yang telah ditetapkan maka tidak akan bisa berangkat pada tahun ini. Diakhir sambutannya beiau berharap kepada masayarakat jangan mudah percaya terhadap travel atau agen yang dapat memberangkatkan Jemaah pada tahun ini, ”ujarnya. (Haz)
140
Share :

INFORMASI LAINNYA

berita
Jumat, 24 Februari 2012 12:00