57 PASUTRI IKUTI ITSBAT NIKAH DI KUA ALAS BARAT

Rabu, 21 Mei 2014 08:42

57 PASUTRI IKUTI ITSBAT NIKAH DI KUA ALAS BARAT

(Alas Barat_Inmas) Untuk kelima kalinya sejak tahun 2010, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Alas Barat bekerja sama dengan Pengadilan Agama Sumbawa Besar, menggelar Sidang Itsbat Nikah. Untuk tahun 2014 ini dilakukan pada Selasa, 13 Mei 2014 bertempat di kantor KUA Alas Barat dan diikuti oleh 57 pasang suami istri.

 

 

Itsbat nikah ini memang sengaja dilakukan tiap tahun untuk mengakomodir permintaan masyarakat yang belum memiliki akta nikah. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membantu masyarakat yang akan mengurus akta kelahiran anak mereka.  Sebab salah satu syarat pembuatan akta kelahiran adalah adanya akta nikah yang sah.

 

 Ya’far Siddiq, S.Pd.I, selaku Kepala KUA Alas Barat menuturkan di sela-sela pelaksanaan sidang, “Tiap tahun kita selenggarakan   , karena  banyaknya permintaan masyarakat yang belum memiliki buku nikah. Mereka terkendala dalam pembuatan akta kelahiran anak karena tidak ada buku nikah. Lalu kita fasilitasi dengan sidang keliling seperti ini. Karena kalau mereka ke Sumbawa, cost yang mereka  keluarkan akan semakin banyak. Kasian mereka, karena rata-rata orang tak berpunya” ungkapnya sembari tersenyum.

 

 Kegiatan yang dilakukan rutin tiap tahun sekali ini tidak pernah sepi dari peserta. Hal ini terbukti dengan jumlah peserta yang mendaftar mencapai angka 75 pasang pasutri. Namun pada pelaksanaannya,  beberapa peserta gugur karena beragam sebab.

    Hal ini diungkapkan oleh ketua panitia pelaksana, Fathurrahman, S.Sos.I. “Pada saat pendaftaran peserta yang mengisi  formulir mencapai angka 75 pasang, namun menjelang hari H, sepertiganya mengundurkan  diri karena beragam alasan. Ada yang tidak mampu bayar biaya sidang, ada yang berhalangan karena alasan pribadi, dan lain sebagainya”  ungkapnya.

 

   Dari 57 pasang peserta tersebut, tiga diantaranya  harus ditunda sidangnya sampai  tanggal 3 Juni 2014.  Sementara  satu pasang lagi mengundurkan diri karena suatu alasan keluarga. “Memang  dari 57 pasang peserta, setelah pelaksanaan sidang,  tiga pasang peserta harus ditunda putusannya dan diwajibkan mengikuti sidang di Sumbawa Besar pada tanggal 2 dan 3 Juni 2014. Sementara satu pasang lagi mengundurkan diri karena alasan keluarga yang sifatnya pribadi”  ungkap Ketua Panitia yang sekaligus menjabat sebagai Penyuluh A

59
Share :

INFORMASI LAINNYA