Kabid Bimas Hindu Menutup Kegiatan Orientasi Penyuluh Agama Hindu

Kamis, 12 Juni 2014 12:30

Kabid Bimas Hindu Menutup Kegiatan Orientasi Penyuluh Agama Hindu

Gerung Inmas, (12/6)_Penyuluh Agama sebagai palayan umat haruslah mengikuti segala aturan dan melaksanakan kewajibannya. Oleh sebab itu Penyuluh sebagai ujung tombak dalam penyampaian visi dan misi hendaknya dalam melaksanakan tugas fungsi pokok sepatutnya meningkatkan kwalitas pelayanan dengan lebih banyak mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mampu lebih dewasa memecahkan masalah dengan cara mempelajari serta memahami ajaran-ajaran agama, karena penyuluh agama secara langsung bersentuhan dengan masalah umat di wilayah binaannya.

Selanjutnya I Wayan Widra Kabid Bimas Hindu Kementerian Agama Provinsi saat menyampaikan Materinya yang berjudul "Tugas dan Fungsi Penyuluh Agama Hindu" dalam setion terahir dari Orientasi Penyuluh Agama Hindu yang dilaksanakan di Hotel Handika Mataram menambahkan kepada peserta agar dalam hal ini penyuluh diharapkan mampu sebagai (Agen Of Change) agen-agen perubahan ke arah yang lebih baik, dan sekaligus mampu menjadi sandaran umat untuk kegiatan agama, dalam upaya mewujudkan masyarakat kabupaten Lombok Barat yang Shanti dan Jagathita berdasarkan Tri Hita Karana.

Hal senada dalam kesempatan yang sama Kasi Bimas Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat Ni Wayan Sutini mengungkapkan bahwa tujuan lain dari Pembinaan Penyuluh Agama Hindu Non PNS adalah “untuk lebih memantapkan serta memaksimalkan tugas dan fungsi Penyuluh Agama Hindu dalam upaya mewujudkan hubungan yang harmonis, guna meningkatkan kwalitas hidup yang lebih baik sesuai dengan tujuan agama dan tujuan hidup sebagai manusia yakni Moksartham Jagadhita Ya ca iti Dharma.

Kegiatan Orientasi Penyuluh Agama Hindu ini resmi sudah selesai setelah ditutup secara resmi oleh Kepala Bidang Bimas Hindu Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan do'a bersama. (miq olah)

54
Share :

INFORMASI LAINNYA