Implementasi Dan Teknik Penilaian Kurikulum 2013

Selasa, 15 Juli 2014 12:41

Implementasi Dan Teknik Penilaian Kurikulum 2013

Gerung Inmas, (15/7)_Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat bekerjasama dengan PT. Permit Duta Bandung Jawa Barat mengadakan seminar tentang Implementasi dan Teknik Penilaian Kurikulum 2013, yang kegiatan seminar tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat.

Dari 180 orang peserta sebagian besar adalah Guru-Guru pada Madrasah Ibtidaiyah Kelas I dan IV se Kabupaten Lombok Barat, juga hadir Ketua KKM dan Kepala Madrasah Ibtidaiyah se Kabupaten Lombok Barat, dan sebagai nara sumber pada seminar tersebut adalah Bapak Ir. Parulian Panggabean, MM.

Ir. Parulian Panggabean mengatakan, pada setiap kurikulum, evaluasi menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan, mengingat evaluasi sebagai salah satu alat untuk menilai dan mengukur tingkat kemampuan peserta didik di samping memahami perubahan- perubahan yang terjadi pada keseharian siswa. Kurikulum 2013 mengisyaratkan  penting sistem penilaian diri, dimana peserta didik dapat menilai kemampuannya sendiri. Sistem penilaian mengacu pada tiga (3) aspek penting, yakni: knowlidge,  skill dan Attitude.

Undang-undang nomor 20 tahun 2003 pasal 3 Tentang Sistem pendidikan  Nasional menyebutkan bahwa fungsi Pendidikan nasional adalah “Untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang  bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk  berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan  bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung  jawab”.

Dengan ditetapkan tujuan pendidikan nasional akan terciptanya keselaran dalam antar daerah diseluruh nusantara. Melalui kurikulum, pemerintah menjabarkan maksud, fungsi dan tujuan pendididkan nasional Standar Proses adalah kriteria mengenai pelaksanaan pembelajaran pada satuan pendidikan untuk mencapai Standar Kompetensi Lulusan.

Standar Proses dikembangkan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi yang telah ditetapkan sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Pengertian Kurikulum juga dapat dicermati menurut Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 pada pasal 1 bab 1 yang menyebutkan  bahwa “Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman  penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu, lanjutnya dalam pemaparan materinya. (miq olah)

29
Share :

INFORMASI LAINNYA