Pegawai Kemenag Harus Mengerti Program Kemenag

Rabu, 27 Mei 2015 21:38

Pegawai Kemenag Harus Mengerti Program Kemenag

Mataram Inmas, 27/5_”Pegawai Kementerian Agama harus tau dan paham tentang program-program Kementeria Agama” ungkap Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam arahannya yang diwakili Kepala Bagian Tata Usaha Drs. H. Sirojuddin, MM pada acara yang sekaligus dibuka secara resmi dimulainya workshop system informasi keagamaan (SIKA) di lingkup Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2015.

Kegiatan workshop system informasi keagamaan (SIKA) yang digelar Sub Bagian Informasi dan Hubungan Masyarakat ini diikuti oleh 45 peserta yang terdiri dari unsure Kanwil Kemenag Prov. NTB sebanyak 17 orang, dari unsure Kemenag Kabupaten Kota sebanyak 10 orang, dari unsure Madrasah Aliyah sebanyak 9 orang dan dari unsure Madrasah Tsanawiyah sebanyak 9 orang yang akan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 27 sd. 29 Mei 2015 bertempat di Lombok Plaza Hotel Cakranegara.

Lanjut dikatakan H. Sirojuddin dalam arahannya mengatakan workshop system informasi keagamaan ini sangat penting, maka diminta kepada seluruh peserta workshop agar dapat mengikutinya hingga selesai, sebab system informasi yang dibangun Kementerian Agama dapat dijadikan pedoman penentu dalam mengambil kebijakan, sangat dibutuhkan kerjasama yang baik antara Kanwil, Kemenag Kabupaten Kota dan seluruh satker dengan baik, ungkap Beliau dalam arahannya.

Sebelumnya Ketua Panitia Penyelenggara menyampaikan bahwa tujuan dari diselenggarakannya workshop ini selain untuk terlatihnya 45 orang peserta workshop Sistem Informasi Keagamaan (SIKA) yang berada pada Kanwil Kemenag Prov. NTB, Kemenag Kab./Kota, MAN, MTsN dan MIN, juga bertujuan agar setiap Satker terutama yang berada di lingkungan Kan-Kemenag Kab. Kota dapat memahami dan melakukan peran penting dalam tugas-tugas yang ada.

Dikatakan Ketua Panitia Penyelenggara bahwa Sistem Informasi Keagamaan (SIKA) memegang peranan penting dalam menunjang setiap aspek kehidupan termasuk pada sebuah instansi/lembaga pemerintah, system informasi keagamaan yang baik dalam sebuah instansi/lembaga akan melahirkan system pengelolaan yang baik pula pada instansi/lembaga yang bersangkutan, berkaitan dengan mutu instansi/lembaga diperlukan adanya data dan informasi yang akurat agar dalam menentukan kebijakan dapat lebih tepat, efektif dan efisien. (miq olah)

67
Share :

INFORMASI LAINNYA

bima
Jumat, 29 April 2016 14:48