Perbedaan Itu Indah Dan Lebih Indah Bila Dihargai

Minggu, 26 Juli 2015 07:00

Perbedaan Itu Indah Dan Lebih Indah Bila Dihargai

Mataram Inmas, 25/7_Kehidupan masyarakat khususnya di Mataram dan masyarakat Nusa Tenggara Barat pada umumnya yang heterogen menjadikan dalam menyikapi permasalahan-permasalahan yang timbul akan berbeda, hal ini yang menjadikan kehidupan tersebut menjadi Indah dan akan menjadi lebih indah apabila segala permasalahan dan penyelesaiannya dapat dihargai dalam satu kesepakatan.

Terkait dengan hal tersebut, Pengurus Nahdlatul Ulama melalui acara Halal Bihalal dan Silaturahmi Pengurus Nahdlatul Ulama Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam rangka meningkatkan ukhuwah islamiyah, Basyariah dan wathoniyah untuk mempererat kerukunan ummat beragama di Nusa Tenggara Barat mengundang Wakil Gubernur dan Muspida NTB, Kapolda NTB, Ka-Kanwil Kemenag Prov. NTB, Ketua MUI Prov. NTB, Ketua Ormas se NTB serta keluarga besar Tionghoa untuk duduk bersama dalam menyatukan persepsi menghadapi permasalahan yang timbul ditengah-tengah masyarakat.

Dalam laporan Ketua Panitia yang sekaligus sebagai Sekretaris PBNU Wilayah Nusa Tenggara Barat Ir. H. Lalu Winengan, MM menyampaikan bahwa Halal Bihalal dan Silaturrahmi ini bukan bermuatan politik, acara ini dihajatkan dan mengajak kita semua untuk sama-sama menjaga, mencintai Nusa Tenggara Barat serta menyayangi kerukunan ummat beragama, dan Insya Allah Daerah Nusa Tenggara Barat pada khususnya dan Indonesia pada umumnya akan terjaga dari hal-hal yang mau memecahbelahkan kerukunan ummatnya.

Selaku Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat Drs. H. Sulaiman Hamid, SH, MH yang hadir dalam acara Halal Bihalal dan Silaturrahmi Pengurus Nahdlatul Ulama ini memberikan apresiasi kepada Pengurus PBNU atas prakarsanya dalam mengumpulkan seluruh tokoh agama yang ada di Nusa Tenggara Barat bersama Pemerintah Daerah dalam merajut kembali tali silaturrahmi agar tetap damai, aman dan rukun.

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Drs. H. Muhammad Amin, M.Si dalam sambutannya meminta kepada Pengurus Organisasi Keagamaan untuk ikut berperan aktif dalam membangun Daerah kita Nusa Tenggara Barat dalam mengurangi kemiskinan dan pengangguran melalui pembangunan-pembangunan inprastruktur yang absolute dan selalu terus untuk berikhtiar dalam menambah lapangan pekerjaan, H. Muhammad Amin juga mengajak semua SKPD dalam menjaga keamanan serta meningkatkan kesadaran diri kita yang berdiri diatas pondasi keaneka ragaman tersebut. (miq olah)

195
Share :

INFORMASI LAINNYA