Buka Sosialisasi Asessment PNS, Kakanwil Tekankan Makna Kekhalifahan

Jumat, 07 Agustus 2015 07:00

Buka Sosialisasi Asessment PNS, Kakanwil Tekankan Makna Kekhalifahan

Mataram, Inmas_ Pelaksanaan asesmen kompetensi bagi PNS di lingkungan Kementerian Agama merupakan implementasi dari program reformasi birokras Kemenag di bidang pemberdayaan sumberdaya aparatur.Pengangkatan PNS melalui asesmen akan mencapai penempatan PNS sesuai dengan kompetensi yang tentunya akan memaksimalkan efektifitas dan efisiensi tugas dan fungsi sehingga mampu meningkatkan kinerja Kementerian Agama. Demikian kutipan laporan Ketua Panitia, H. Saiful Hamdani, S.Ag, MH, Penyelenggara Sosialisasi Asesmen Kompetensi bagi PNS di lingkungan Kanwil Kemenag NTB.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag NTB, Drs. H. Sulaiman Hamid, SH, MH menekankan kedudukan kita semua sebagai khalifah di muka bumi. Lebih lanjut kakanwil menerangkan bahwa pekerjaan yang diemban di Kementerian Agama merupakan tugas yang cukup berat. “Tugas kita cukup berat, banyak potensi permaalahan yang mungkin kita hadapi, karena tugas kita berhubungan dengan agama”. Ujar Kakanwil ketika membuka acara, Kamis, 6 Agustus 2015 di Hotel Mataram Square. Kepada pejabat eselon III dan IV lingkup Kanwil dan Kemenag Kabupaten/Kota, dan perwakilan kepala madrasa negeri, Kakanwil tekankan pentingnya memaknai kekhalifahan dalam hidup.

Untuk menjadi pemimpin, seseorang harus mampu mendidik, menempatkan dirinya sendiri. Makna khalifah secara hakiki, lanjut Kakanwil, adalah memimpin diri sendiri, keluarga dan masyarakat serta lingkungannya. “Kita diciptakan untuk menjadi khalifah”, ungkapnya mengutip salah satu ayat suci Al-Qur’an. Pemahaman tentang kekhalifahan juga terkait dengan kedudukan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kakanwil dalam kesempatan yang sama juga menjelaskan tujuan pelaksanaan asesmen sebagai suatu upaya agar mampu membuka diri dan mampu menjadi pemimpin. “Memegang jabatan itu berat, disitu dipikul amanat yang juga berat” tekannya. Sejalan dengan itu, ia mengajak untuk menjadikan tugas yang diemban sebagai ibadah dan pengabdian kepada negara. “jalankan tugas dengan baik, sehingga ketika berhenti menjadi pegawai penuh dengan hati yang tenang dan damai” pintanya.amr

94
Share :

INFORMASI LAINNYA