DUA HARI MIN H TIKET PENTAS LUDES TERJUAL

Selasa, 03 November 2015 07:17

DUA HARI MIN H TIKET PENTAS LUDES TERJUAL

Mataram (Humas),_MAN 2 Mataram (Tim Pubdok)_Selasa, 03 Nopember 2015, Tingkat apresiasi siswa-siswi MAN 2 Model Mataram terhadap seni pementasan drama, tampaknya semakin tumbuh dan meningkat. Hal tersebut dapat terlihat dari penjualan tiket masuk pada pementasan tanggal 31 Oktober 2015 di Sanggar Seni, walaupun harganya semakin mahal, sejumlah 300 lembar tiket, dua hari sebelum pementasan sudah ludes terjual. ”Bahkan banyak siswa-siswi yang belum dapat, minta agar tiketnya ditambah untuk dicetak”, tutur Fina Sarah Adhari, selaku tim produksi pementasan.

Pada malam pementasan di Gedung Sanggar Seni MAN 2 Model Mataram, tampak para siswa-siswi berjubel menonton, sehingga membuat gedung menjadi panas dan sebagian penonton tidak mampu bertahan, yang akhirnya harus keluar gedung, yang sesungguhnya mereka sangat senang dengan pementasan yang segar dan membuat penonton tertawa terbahak-bahak. Tampaknya, pementasan yang segar dan menghibur ini dapat mengurai kepenatan dan kesuntukan siswa-siswi MAN 2 Model Mataram yang sehari-harinya terjejali dengan materi pelajaran dari pukul 07.30 sampai dengan pukul 16.00, yang memang sungguh menjenuhkan.

Dengan tetap menjaga produksi pementasan yang berkualitas dan menyegarkan adalah menjadi tanggung jawab guru pembina, para pengurus, dan anggota Teater Mata MAN 2 Model Mataram, sehingga tetap mampu menjadi obat penyegar bagi mental siswa-siswi yang hari-harinya suntuk mengurai rumus, menghafal peta dan demografi, serta memantapkan lafal qiroatnya.

”Memang kondisi penoton pertunjukan seperti ini kurang menguntungkan karena gedungnya terlalu penuh dengan penonton yang sejumlah 300 orang. Akan tetapi, tidak mungkin pementasan dilakukan dua malam, karena berbenturan dengan malam Senin sebagai malam untuk menyiapkan pelajaran esok hari Seninnya”, ungkap Haris Hermana, S.Pd., M. Sn., sebagai guru pembina Sanggar, khususnya unit kegiatan Teater Mata.

Kepala MAN 2 Model Mataram yang diwakili Wakil Kepala Bidang Sarana, Sumber Hadi, S.Ag., M.Ag. menyampaikan ucapan terima kasih yang tinggi kepada Guru Pembina, semua pengurus dan anggota Teater Mata yang telah susah payah mempersiapkan pementasan, sehingga para aktor telah siap main dan para penoton begitu banyak yang akan menyaksikan.

Pola produksi pementasan teater yang telah dirancang guru Pembina Teater Mata MAN 2 Model Mataram bersama anak binaanya mentradisikan dalam kurun waktu satu tahun pelajaran disiapkan tiga momentum pementasan, yaitu momentum pementasan kelompok, momentum pementasan triulan, dan momentum pentas tunggal di akhir tahun pelajaran, tampaknya dapat menumbuhkan iklim perteateran yang baik dan kondusif. Para penontonnya bagi kelompok Tetaer Mata MAN 2 Model Mataram, tentu tidak terlalu berat untuk dipikirkan, karena penontonnya sudah ada, yaitu para siswa-siswi di Madrasah, asalkan produk pementasan teater harus terus ajeg, berkesinambungan, variatif dan semakin berkualitas. Sesungguhnya kondisi iklim perteateran seperti inilah yang sangat diharap dapat tumbuh sejak dahulu oleh beberapa sanggar yang pernah tumbuh dan tenggelam di Taman Budaya NTB.

48
Share :

INFORMASI LAINNYA