Kemenag Dalam Memaknai 70 Tahun Lahirnya Kementerian Agama

Minggu, 03 Januari 2016 14:20

Kemenag Dalam Memaknai 70 Tahun Lahirnya Kementerian Agama

Tanjung INMAS,_”Diharapkan kepada seluruh Pegawai Kementerian Agama untuk dapat mensyukuri dan memaknai perjalanan 70 (tujuh puluh) tahun Kementerian Agama dengan menjaga dan memelihara warisan para pendahulu serta dapat mengembangkannya dalam menjawab tantangan kontemporer” ucap Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat H. Muhammad Amin dalam amanat Menteri Agama Republik Indonesia yang dibacakannya pada Upacara Bendera Hari Amal Bhakti Ke-70 Kementerian Agama Republik Indonesia.

H. Muhammad Amin sebagai Inspektur Upacara lebih lanjut mengatakan bahwa lahirnya Kementerian Agama ditengah kancah revolusi dalam membela kemerdekaan dan merubuhkan sendi-sendi penjajahan pada tanggal 3 Januari 1946 yang lalu bertepatan dengan 20 Muharam 1364 atas usulan Komite Nasional Pusat adalah sebuah keputusan politik yang bersejarah dan bernilai strategis bagi Bangsa dan Negara Indonesia, dimana Kementerian Agama hadir sebagai penjelmaan cita-cita dan kepribadian Bangsa Indonesia yang religious, katanya.

Yang tidak kalah pentingnya menurut Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat H. Muhammad Amin adalah Eksistensi Kementerian Agama merefleksikan hadirnya Negara untuk member jaminan terhadap kehidupan beragama dan kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya dan untuk beribadat sesuai keyakinan yang dianutnya, sekalipun Negara Indonesia bukan Negara Agama namun bukanlah Negara sekuler yang memisahkan agama dan kehidupan bernegara, tapi Kementerian Agama mempasilitasi pelayanan keagamaan bagi setiap warga Negara secara adil dan professional, paparnya dengan panjang lebar.

Upacara Bendera sebagai salah satu rangkaian acara puncak dari peringatan lahirnya Kementerian Agama ini diikuti sekitar 1500 (seribu lima ratus) peserta Upacara yang terdiri dari seluruh Karyawan/wati Kementerian Agama Provinsi NTB, Karyawan Kemenag Kabupaten Lombok Utara, Pegawai dan Guru pada Madrasah Negeri se Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Utara serta para siswa/siswi Madrasah, ditambah dengan para undangan dari seluruh SKPD Tingkat I Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan Acara Puncak berupa Upacara Bendera Hari Amal Bhakti Ke-70 Kementerian agama dan syukurannya yang difokuskan di Tanjung Kabupaten Lombok Utara bukanlah merupakan halangan bagi peserta Upacara untuk mengikuti kegiatan ini, itu semua dilakukan oleh seluruh aparaturnya karena kecintaannya kepada Kementerian Agama dengan penuh hidmat walaupun dibawah teriknya sinar matahari yang sangat tinggi.

Pesan yang diamanahkan kepada seluruh Karyawan Kementerian Agama dalam Peringatan Hari Amal Bhakti ke-70 ini adalah agar kita semua untuk bersama-sama mewujudkan supremasi nilai-nilai ke-Tuhanan dan keagamaan sebagai spirit pembangunan Bangsa yang tidak dapat tergantikan, sesuai dengan thema “Meneguhkan revolusi mental untuk Kementerian Agama yang bersih dan melayani” dengan harapan dapat memperkuat komitmen aparatur Kementerian Agama terhadap integritas, etos kerja dan gotong royong diera revolusi mental saat ini, serta mewujudkan lima nilai budaya kerja Kementerian Agama.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Agama yang telah mewujudkan loyalitas, prestasi kerja dan dedikasi dalam upaya membangun system birokrasi modern dan professional” tutur H. Muhammad Amin mengahiri amanatnya selaku Inspektur Upacara. (miq olah)

37
Share :

INFORMASI LAINNYA