Ka-Kanwil Menekankan Penyusunan Perencanaan Harus Dengan Data Yang Valid

Rabu, 24 Februari 2016 18:18

Ka-Kanwil Menekankan Penyusunan Perencanaan Harus Dengan Data Yang Valid

Mataram INMAS,_”Diharapkan system perencanaan Kementerian Agama kedepannya menjadi lebih baik” tutur Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat Drs. H. sulaiman Hamid, SH, MH pada acara Rapat Koordinasi Penyusunan RKA-KL DIVA APBNP Tahun Anggaran 2016 di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB sekaligus membuka secara resmi dimulainya Rapat Koordinasi ini yang akan berlangsung selama 2 (dua) hari dari tanggal 24 sampai dengan 25 Februari 2016 di Kanwil Kemenag Provinsi NTB.

Dalam pembentukan system perencanaan Kementerian Agama lanjut H. Sulaiman Hamid adalah merupakan penjabaran dari misi Kementerian Agama dengan mengajak semua jajarannya kembali kepada tufoksi masing-masing, “Perencanaan tidak akan maksimal tanpa data yang valid, maka diminta kepada Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan dan Madrasah untuk membantu Kemenagnya dalam usulan program yang nyata dan valid” paparnya.

“Perencanaan juga harus memenuhi target yang diinginkan, bagaimana dalam kebersamaan kita harus merumuskan, menelaah setiap kejadian agar pembinaan tersebut bisa lebih baik” pesan H. Sulaiman Hamid kepada seluruh peserta dalam menyusun program-program untuk mencerdaskan ummat sehingga akan tercipta kerukunan yang semakin baik dan damai.

Sebelumnya Ketua Panitia Penyelenggara Nasrullah, S.Ag melaporkan bahwa jumlah peserta Rakor Penyusunan RKA-KL ini berjumlah 90 orang terdiri dari utusan dari Kemenag Kabupaten/Kota sebanyak 10 orang, utusan dari Madrasah Negeri (Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah) sebanyak 66 orang serta utusan dari Kanwil Kemenag Provinsi NTB sebanyak 14 orang, dan metode yang digunakan dalam Rakor ini adalah selain penyampaian materi dan Tanya jawab, juga akan dilaksanakan diskusi interaktif dengan Nara Sumber.

Sedangkan tujuan dari Rakor ini adalah untuk mewujudkan hasil perencanaan yang tepat sasaran sesuai kebutuhan masing-masing Satker dan untuk mempercepat serta mengoftimalkan tingkat serapan anggaran DIVA Tahun Anggaran 2016.

Yang paling penting dalam kegiatan ini menurut Nasrullah adalah agar dapat mempersiapkan data kekurangan kebutuhan anggaran belanja pegawai, menghimpun usulan kebutuhan belanja yang belum tercaver dalam DIVA Tahun Anggaran 2016 dari semua Satker se Nusa Tenggara Barat serta sebagai sarana untuk memperbaiki /revisi RKA-KL Tahun Anggaran 2016. (miq olah)

52
Share :

INFORMASI LAINNYA

RAT KPRI KANDA
Senin, 17 Maret 2014 14:25