KALI BABAK DAN SISWA MTs.N.KEDIRI

Kamis, 31 Maret 2016 12:27

KALI BABAK DAN SISWA MTs.N.KEDIRI

Sudah menjadi langganan bagi siswa MTs.Negeri Kediri yang berasal dari Medain, sekitar 20 orang siswa mengalami kesulitan pergi ke sekolah bila musim hujan tiba. Pasalnya, jika turun hujan deras maka kali Babak yang selama ini menjadi rute mereka sekolah airnya akan meluap dan praktis mereka tidak masuk sekolah. Sedangkan bagi yang memiliki sepeda motor, tentu mereka akan diantar oleh keluarga dengan rute yang memutar dari Bengkel, lalu ke Kediri.

Sedangkan bagi yang tidak punya kendaraan tentu tidak bisa ke sekolah. Melihat kondisi alam ini, pihak madrasah (MTs.Negeri Kediri) telah melakukan berbagai upaya. Bagi mereka yang tidak punya kendaraan akan diberikan uang transport agar bisa ke sekolah. Namun karena keterbatasan sumber dana maka tidak semua bisa terpenuhi. Selain itu mereka juga diberikan dispensasi ‘boleh terlambat’ beberapa menit untuk masuk sekolah. Ini dikarenakan selama ini mereka harus menyebrang kali dengan membuka pakaian seragam agar tidak basah. Selain itu ketika air kali benar-benar meluap biasanya jalan yang biasanya mereka pakai ke sekolah akan rusak tergerus air. Dan untuk ini pihak madrasah sering melakukan gotong royong menyusun tumpukan batu kali menjadi jalan naik untuk ke sekolah. Upaya lain yang juga telah ditempuh adalah dengan “memblow up” kondisi ini melalui media masa TV atau koran agar mendapatkan perhatian dari pihak terkait. Walau kondisi alam ini cukup sulit dan bahkan berbahaya, setiap tahun semakin banyak siswa dari Medain yang masuk ke MTs.Negeri Kediri.

Ini tentu tidak terlepas dari hubungan baik yang telah terjalin antara pihak madrasah dengan masyarakat di Medain dan juga upaya-upaya nyata yang telah dilakukan selama ini. MUHARIR adalah sosok guru yang patut diapresiasi karena telah banyak membantu madrasah untuk meyakinkan masyarakat di sekitar Medain. Semoga mendapat pahala jariah untuk pak MUHARIR. Humas MTs.N.Kediri.

21
Share :

INFORMASI LAINNYA