SAMBUTAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA RI PADA UPACARA BENDERA MEMPERINGATI HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE-108 TAHUN 2016 DIBACAKAN OLEH KAKANMENAG KOTA MATARAM

Senin, 23 Mei 2016 10:38

SAMBUTAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA RI PADA UPACARA BENDERA MEMPERINGATI HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE-108 TAHUN 2016 DIBACAKAN OLEH KAKANMENAG KOTA MATARAM

Mataram _ Inmas, Sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI pada Upacara Bendera Memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-108 Tahun 2016 dibacakan olah Kakanmenag Kota Mataram tanggal 20 Mei 2016 dilaksanakan Halaman Kantor Kemenag Kota Mataram dihadiri oleh Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional, Karyawan/ti Kemenag Kota Mataram dan Karyawan/ti KUA Kecamatan se Kota Mataram.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota MaWahidin Soediroesodo dan Dokter Soetomo dilanjutkan oleh kaum muda tahun 1928, akhirnya memproklamirkan Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945, Wilayah NKRI luas dari sabang hingga merauke, terdiri dari 17.508 pulau dihuni oleh penduduk sebesar 254,9 juta jiwa dengan 1.331 suku bangsa, 746 bahasa daerah, dengangaris pantai 99.093 km persegi.

Hari Kebangkitan Nasional ke-108 sekian lama berdiri sebagai bangsa, ancaman dan tantangan radikalisme dan terorisme untuk penyebaran paham dan prakteknya, penusupan keutuhan NKRI tidak ingin kedodoran dalam menjaga NKRI akibat terlambat mengantisipasi dalam kontes dunia yang berubah ini.

Tema Kebangkitan Nasional “Mengukir Makna Kebangkitan Nasional dengan Mewujudkan Indonesia yang Bekerja Nyata, Mandiri dan Berkarakter” dengan tema ini kita ingin menunjukan bahwa tantangan apapun kita hadapi saat ini memfokuskan diri kerja nyata secara mandiri dan berkarakter, kerja nyata terpusat pada pemahaman dalam kompetisi global,inilah saat yang paling tepat untuk bahu membahu memenangkan persaingan-persaingan global, harus bangkit untuk menjadi bangsa yang kompetitif dalam persaingan pada tingkat global tersebut.

Pada aspek kerja nyata kini saatnya bekerja nyata dan mandiri penuh inisiatif mempertahankan dan membenarkan menjadi kebiasaan sehari-hari harus membiasakan yang benar, yang diberikan amanat Allah untuk mengemudikan jalannya bahtera pemerintahan, menyelenggarakan proses-proses secara efisien pangkas pelayanan yang belit-belit. Mari berikan layanan tepat waktu sesuai jangka waktu yang telah dijanjikan.

Proklamator Presiden pertama RI, Ir. Soekarno, pernah menekankan pentingnya membangun karakter bangsa, membangun ekonomi, teknik, pertahanan, utamanya membangun jiwa bangsa, keahlian perlu, keahlian saja tampa dilandaskan jiwa yang besar tidak mungkin dapat tujuannya. Bung Karno berpesan bahwa “Amal semua buat kepentingan semua. Keringat semua buat kebahagiaan semua. Holopis kuntul baris buat kepentingan semua.” Jika kita konsisten insya Allah akan membawa bangsa ini menjadi bangsa yang lebih jaya dan kompetitif dalam kancah internasional.

 

Demikian semoga memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-108 tahun 2016 ini, kinerja kita semakin baik dan semakin dirasakan mamfaatnya bagi masyarakat.  Teriring salam, doa puh harapan kita semua diberikan kemampuan mempertahankan NKRI ini sampai kapanpun, demi kejayaan bangsa Indonesia ungkapnya Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.Muhamad. ....

97
Share :

INFORMASI LAINNYA