Perpustakaan Merupakan Penunjang Islamisasi Ilmu Pengetahuan

Sabtu, 28 Mei 2016 10:08

Perpustakaan Merupakan Penunjang Islamisasi Ilmu Pengetahuan

Mataram INMAS,_”Sebuah perpustakaan adalah merupakan salah satu wasilah penunjang program Islamisasi ilmu pengetahuan yang mempunyai peranan cukup penting” dikatakan Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat Drs. H. Sulaiman Hamid, SH, MH saat menyampaikan sambutan dan arahan yang sekaligus membuka secara resmi dimulainya kegiatan Orientasi Peningkatan Kompetensi Pengelola Perpustakaan Masjid di Hotel Arum Jaya Mataram.

“Tanpa ada perpustakaan tidak akan mungkin terwujud keinginan umat Islam untuk melaksanakan program yang mulia itu, atau dengan kata lain tanpa perpustakaan sama saja dengan orang bodoh yang ingin merancang suatu bangunan yang ideal, karena itu perpustakaan diakui atau tidak, turut memegang peranan penting membantu umat Islam dalam mengamalkan dienul Islam secara kaafah” lanjut H. Sulaiman hamid didepan 60 orang peserta Orientasi yang dibukanya hari ini Jum’at, 27 Mei 2016.

Lanjut dikatakan, sebagai wasilah dalam mengamalkan Islam secara kaafah, tidak semua perpustakaan yang bisa dijadikan sebagai pegangan, perpustakaan-perpustakaan sekuler yang memisahkan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai Islam sudah pasti tidak bias diharapkan, perpustakaan yang bisa diharapkan adalah perpustakaan yang tidak memisahkan ilmu pengetahuan dari nilai-nilai Islam, tambah H. Sulaiman Hamid.

Sebelumnya Ketua Panitia Penyelenggara H. Abdul Aziz Fahmi dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan diadakannya Orientasi Peningkatan Kompetensi Pengelola Perpustakaan Masjid ini selain untuk mengoftimalkan peran masjid dalam mencerdaskan kehidupan umat Islam, juga bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pengelola perpustakaan masjid yang handal dan professional serta untuk membangun dan mengembangkan budaya membaca umat Islam.

Lanjut dilaporkan H. Abdul Aziz Fahmi adalah target dari kegiatan ini agar terlatihnya pengelola perpustakaan masjid yang cakap, terampil dan professional dalam mengelola dan mengembangkan perpustakaan masjid, yang didukung dengan 6 orang nara sumber baik dari Pejabat Kementerian Agama Provinsi dan dari partisi yang akan dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 27 sampai dengan 29 Mei 2016. (miq olah)

57
Share :

INFORMASI LAINNYA

Kamis, 01 Januari 1970 07:00
Agama Adalah Ruh Kehidupan Kebangsaan Kita
Selasa, 03 Januari 2017 11:56