Wakil Bupati ; Wujudkan Optimalisasi Peran FKUB Di Kabupaten Lombok Tengah

Selasa, 22 November 2016 21:48

Wakil Bupati ; Wujudkan Optimalisasi Peran FKUB Di Kabupaten Lombok Tengah

Praya_Inmas, Bertempat di D’Praya Hotel Penujak, sebanyak 40 orang peserta mengikuti Rapat Koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama Kab. Lombok Tengah (FKUB), Kamis,17 November 206. Hadir pula dalam acara tersebut, Wakil Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri yang juga sekaligus sebagai Ketua Dewan penasehat FKUB Kab. Lombok Tengah., Wakapolres Lombok Tengah, Dandim 1620 , Ketua Pengadilan Negeri Praya dan Kepala Kantor Kementerian Agama kab. Lombok tengah Drs. H. M. Nasri Anggara,seluruh jajaran pengurus FKUB dan jajaran SKPD kab. Lombok Tengah.

Drs. H. Haryadi Iskandar selaku Sekretaris FKUB kab. Lombok Tengah dalam laporannya memaparkan bahwa tujuan utama pelaksanaan Rapat Koordinasi ini adalah untuk mengetahui capaian-capaian dari pelaksanaan kegiatan prioritas dalam masa pengabdian pengurus FKUB Lombok tengah Tahun 2012- 2016 sebagai bahan masukan untuk penyempurnaan bagi manajemen organsiasi periode berikutnya, selain itu juga untuk menghimpun informasi dan masukan tentang kriteria dan personalia kepengurusan FKUB Lombok Tengah periode 2016-2020 untuk diajukan dalam bentuk rekomendasi kepada Bupati Lombok tengah sebagai bahan pertimbangan penetapan dengan surat Keputusan Bupati.

Sementara itu, Wakil Bupati Lalu Pathul Bahri dalam sambutan pembukannya meyatakan bahwa melalui kesempatan baik ini, sikap dan upaya strategis dalam menyikapi masalah actual yang kita hadapi dengan saling berbagi informasi guna menyamakan visi dan persepsi terhadap isu-isu actual yang terjadi belakangan ini. Akan tetapi kita harus melakukan sebuah tindakan yang benar, guna mengantisipasi hal-hal yang bisa merusak tatanan kehidupan masyarakat, Untuk itu perlu kita saling menjaga kebersamaan dalam kehidupan sosial, kerukuan Umat Beragama, menjaga toleransi antar umat beragama dari pengaruh negatif yang bisa membuat perpecahan. Tentunya hal itu, sangat tidak kita harapkan bersama, sesuai dengan ikrar kita bersama seluruh elemen masyarakat kemarin pada tanggal 15 November 2016 yang lalu, mari kita wujudkan optimalisasi peran FKUB dengan meningkatkan toleransi antar umat beragama serta kehidupan masyarakat yang harmonis menuju bumi Tatas Tuhu Tasna yang lebih maju.

Perlu diketahui, bahwa tugas yang diamanatkan kepada FKUB yaitu melakukan dialog di kalangan umat Beragama guna mencapai rumusan kesepakatan yang selanjutnya diwujudkan dalam bentuk abdi sosial. Dengan adanya FKUB ini memiliki peran sebagai penampung aspirasi umat beragama yang kemungkinan mengajukan berbagai usulan., pemikiran maupun berupa gagasan yang belum tertuang dalam forum tersebut. Kemudian kehidupan beragama merupakan sub sistem dari pranata social lainnya seperti politik, ekonomi dan lainnya yamg memungkinkan terjadinya konflik di kalangan umat beragama. Konflik yang sudah memasuki wilayah sub sistem agama terutama yang kena dampak yaitu perlawanan yang tajam. Mengingat sub sistem memuat ajaran antara benar dan salah, baik buruk tentunya. Kemudian sebagai organisasi kemasyarakatan yang berbasis kepada pemulihan nilai agama, FKUB berperan serta membangun daerah masing-masing meskipun ditengah krisis multi dimensi yang tengah terjadi. Kita sama sadari bahwa krisis ini telah membawa dampak yang bersifat multi dimensi, kita sama-sama sadari bahwa krisis ini, telah   membawa dampak yang bersifat multi dimensi berupa krisis ekonomi, politik dan moral serta berimplementasi kepada ketegangan sosial masyarakat , ujar Pathul Bahri mengakhiri sambutannya. (Ins cancer)

642
Share :

INFORMASI LAINNYA