Tes Wawancara Seleksi Penyuluh Agama Islam Non PNS Di Kemenag Kab. Lombok Tengah

Senin, 28 November 2016 08:59

Tes Wawancara Seleksi Penyuluh Agama Islam Non PNS Di Kemenag Kab. Lombok Tengah

Praya_Inmas, Hari ini, Senin, 28/11 2016, Bertempat di Aula Kementerian Agama Kab. Lombok Tengah, sedang berlangsung tes wawancara sebagai bagian dari seleksi Penyuluh Agama Islam Non PNS . Sebanyak 150 orang mengikuti tes wawancara ini setelah sebelumnya  telah mengikuti tes tertulis pada hari Ahad,20/11. Dari jumlah awal sebanyak 207 peserta diseleksi menjadi 150 orang. Dari tes wawancara ini,akan disaring menjadi 96 orang dengan estimasi 8 orang dikali dengan 12 kecamatan.

Ketua panitia pelaksana, Nurhamsyi Kurniawan ,S.Ag dalam kesempatan kali ini menyatakan bahwa tes wawancara kali ini akan dilewati oleh seluruh peserta dengan beberapa pertanyaan yang akan diberikan oleh masing-masing tim wawancara. Adapun tim wawancara kali ini berasal dari seluruh elemen yang ada di Kementerian Agama Kab. Lombok Tengah yang dianggap berkompeten dalam bidangnya. Dan diharapkan nantinya, bisa menyaring para Penyuluh Agama Islam Non PNS yang benar-benar mampu dalam bidangnya.

Drs. H.M.Nasri Anggara selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Lombok Tengah dalam sambutanya menyatakan bahwa tenaga penyuluh Agama Islam Non PNS ini akan menjadi tenaga Penyuluh di lapangan untuk menyampaikan program-program pemerintah di bidang keagamaan dan sekaligus menjadi corong bagi kita untuk menyampaikan dan menetralisir persolalan-persoalan keagamaan di masyarakat. Sebab misi dari Kementerian Agama tentang keagamaan ini adalah salah satunya tentang kerukunan. Bahwa betapa kebhinekaan itu tidak bisa dihindari karena kita memang hitrogen, maka pasti kehitrogenan itu akan membawa dampak yang hitrogen pula. Misalnya yang berdasarkan agama maka agama itu akan memiliki pengaruh baik itu ajarannya maupun pengamalannya. Jika nanti kita melihat pelaksanaan ajaran dan pengamalan ajaran agama itu bertentangan dengan ajaran agama kita, maka disitulah toleransi. Maka kerukunan umat beragama itu suatu keniscayaan.(Ins cancer)

 

1112
Share :

INFORMASI LAINNYA

Rapat Komite MAN 1 Sumbawa
Selasa, 27 September 2016 12:01