Sosialisasi KMA Nomor 777 Tahun 2016 di Kementerian Agama Kab. Lombok Tengah

Sabtu, 15 April 2017 19:02

Sosialisasi KMA Nomor 777 Tahun 2016 di Kementerian Agama Kab. Lombok Tengah

Praya_Inmas, Untuk memberikan panduan bagi petugas pelaksana yang ada di Kementerian Agama Kab. Lombok Tengah maka pada hari Kamis, (13/4) bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kab. Lombok Tengah telah digelar kegiatan sosialisasi produk hukum yaitu KMA nomor 777 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyusunan Keputusan dan instrument hukum lainnya pada Kementerian Agama. Adapun yang menjadi peserta ada 50 orang yag terdiri dari Kepala Madrasah Negeri, Kepala KUA Kecamatan se Kab. Lombok Tengah, Ketua Pokjanwas PAIS dan Madrasah serta Kepala Seksi Dan Staf pada seksi yang ada di Kantor Kementerian Agama Kab. Lombok Tengah.Narasumber pada kegiatan ini Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Lombok Tengah, Drs, H. Nasri Anggara, Kasubag Hukum dan KUB Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB H. Suardi, SH dan Kepala Subbag Tata Usaha Kementerian Agama Kab. Lombok Tengah Drs. H.Haryasi Iskandar.

Kegiatan yang dimulai dengan pembacaan Kalam Ilahi dan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya, telah diikuti dengan khidmat oleh seluruh peserta. Ketua panitia Suherman Gatot dalam laporanya memaparkan bahwa kegiatan sosialisasi Produk hukum ini dengan KMA no 777 Tahun 2016 dilaksanakan dengan maksud untuk memberikan pedoman bagi petugas pelaksana di tingkat Kementerian Agama Kab. Lombok Tengah yang bertanggung jawab dan berwenang dalam menyusun kaidah-kaidah hukum yang berbentuk keptusan dan instrument hukum lainnya. Dan itu tidak lain bertujuan untuk menciptakan tertib administrasi dan keselarasan dalam penyusunan kebijakan yang dituangkan dalam bentuk keputusan dan instrument hukum lainnya pada Kementerian Agama,

Disisi lain Kepala Subbag Tata Usaha Kementerian Agama Kab Lombok Tengah Drs. Haryadi Iskandar dalam sambutannya yang mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Lombok Tengah yang berhalangan hadir karena bersamaan dengan acara yang lain di madrasah menyatakan bahwa saat ini ASN jajaran Kementerian Agama dituntut keras untuk selalu mau dan mampu melakukan perubahan dalam reformasi birokrasi. Dan ini akan tercapai jika saja ASN Kementerian Agama selalu aktif melakukan inovasi dan berintegritas dalam melakukan tugas-tugasnya. Bahkan dalam kesempatan tersebut, Drs. H. Haryadi Iskandar juga mengajak seluruh peserta untuk melakukan gerakan lima budaya kerja Kementerian Agama. hal iti bertujuan agar seluruh ASN Kementerian Agama mampu mengamalkan lima budaya kerja dalam kehidupan sehari-hari.(ins cancer)

457
Share :

INFORMASI LAINNYA