Rabu, 3 April 2013 –
SILATURAHMI KAKANWIL DI KEMENAG LOTIM

Selong_ Setiap perbuatan baik akan berahir baik dan setiap perbuatan buruk akan berahir buruk, demikian diungkapkan Kepala Kanwil Kemenag Prov.NTB Drs. H. Usman pada pembinaan dan silaturahmi di Aula Kemenag Lombok Timur, Kamis (21/3). Menyikapi pemilihan kepala daerah yang akan berlangsung di NTB, Kakanwil menegaskan agar silaturahmi tidak putus hanya karena perbedaan pandangan politik. Untuk itu dalam waktu dekat Kakanwil berencana akan mengumpulkan kurang lebih lima ratus tokoh agama dan masyarakat yang salah satunya akan berbicara mengenai hal tersebut.

Rombongan terdiri dari Kepala Kanwil Prov. NTB, Kabid Penyelengara Haji & Umroh, Kabid Bimas Islam, Kabid Pembimbing Syari’ah, Kabid Bimas Katolik, Kabid Pendidikan & Keagamaan hadir dan diterima langsung oleh Kepala Kankmenag Lotim H.Nasruddin. Selain itu juga dihadiri Bupati Lotim H.M. Sukiman Azmi, seluruh pejabat eselon III & IV, seluruh pengawas dan Kepala KUA Kecamatan, semua penyuluh PNS dan non PNS serta semua karyawan dan karyawati yang ada dikemenag kab. Lotim. Dalam sambutannya, Bupati Lotim menekankan kepada para penyuluh untuk terus meningkatkan pelayanan publik dengan menyampaikan materi – materi dasar dalam memberikan penyuluhan pada masyarakat, menyadari akan pendangkalan akidah yang sudah jadi penomena dimana- mana, budayakan silaturahmi dan ramah tamah, ajari masarakat cara wudhu yang benar dan sholat yang tertib, jangan malu memberi anak nama dengan nama-nama yang islami, dan lain sebagainya.

Sementara itu Kepala Kankemenag Lotim menegaskan bahwa kondisi masyarakat yang baik harus dipertahankan, melibatkan seluruh elemen masyarakat tokoh agama, tokoh masyarakat serta peran penyuluh sangat diharapkan dalam mengantisipasi hal- hal yang tidak diinginkan dalam masarakat agar suasana tetap kondusif, sebagai contoh ada warga masarakat dikecamatan Keruak atas nama H.Ilyas yang mengaku sudah meninggal pada tahun 1984 dan sekarang Maret 2013 hidup kembali penomena seperti itu harus bisa diantisipasi oleh para penyuluh yang merupakan perpanjangan tangan kemenag jangan sampai menimbulkan kersahan dalam kehidupan beragama. (itah)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.010278 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 426026
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.