Senin, 8 Juli 2013, 15:06 –
Pembinaan Karyawan dan Karyawati Kanwil Kemenag Prov. NTB

Mataram_Infoka & Humas —- menyambut kehadiran bula suci Ramadhan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat mengadakan pembinaan lingkup Kanwil Kemenag Prov.NTB, bertindak sebagai moderator Kabag TU. (Drs.H. Sirojuddin, MM). Untuk tahun 2014 Kementerian Agama akan mendapatkan remunerasi oleh sebab itu mulai saat ini diharapkan peningkatan kinerja bagi jajaran Kementerian Agama, disampaikan pula kedepan tidak ada DP3 yang akan berlaku yakni evaluasi kinerja. Dan setiap awal tahun akan ada kontrak kinerja bagi semua pegawai. “ungkap Drs.H.Sirojuddin, MM.”

Karyawan serta karyawati kanwil Kementerian agama diharapkan agar membuat uraian tugas masing – masing. “ungkap Kakanwil Kemenag Prov.NTB.” Beliau mengingatkan akan 5 program startegis untuk tahun 2009 hingga 2014 dari Kementerian Agama, yang pertama meningkatkan kualitas umat beragama, untuk kualitas umat beragama masih dipertanyakan artinya masih adanya gesekan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat khususnya Nusa Tenggara Barat. Untuk itu beliau berharap agar jajarannya lebih meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat, bangsa ini bukan bangsa barbar yang mana sering terjadi kekerasan.“ujarnya.”

Kedua, meningkatkan pelayanan kerukunan umat beragama, yang paling susah diselesaikan adalah masalah interen umat beragama, hal inilah yang membuat Kementerian Agama membuat program melalui Pembimas masing –masing agama.”imbuhnya.”

Sedangkan untuk program strategis yang ke tiga yaitu, pendidikan agama dan keagamaan, beliau berharap agar yang menangani pendidikan agama dan keagamaan agar memberikan bantuan kepada yang sangat membutuhkan, dan mengevaluasi kembali mana yang belum kita sentuh, supaya ada nilai pemerataan. Adanya pendidikan keagamaan dan keagamaan mendapat perhatian khusus dari Kakanwil tentang nilai –nila agama di sekolah sangatlah menentukan. “imbuhnya”

Adapun hal keempat yang menjadi program strategis ialah, meningkatkan pelayanan ibadah haji, kita patut bersedih dimana DIPA sudah dibintang, begitupun haji dipangkas 20%.” Dan haji merupakan panggilan Allah oleh sebab itu apabila kita belum dipanggil maka mungkin ada hikmah dibalik itu semua. Dan yang kelima adalah tata kelola pemerintahan yang bersih. Mengenai tata kelola beliau berharap agar SDM kita terus ditingkatkan, agar tujuan tata kelola pemerintahan yang bersih dapat tercapai. “tandasnya”

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.045034 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.54
Jumlah pengunjung: 530614
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.