UMAT HINDU LAKUKAN CATUR BRATA NYEPI

Rabu, 29 Maret 2006 12:00

UMAT HINDU LAKUKAN CATUR BRATA NYEPI
Semarang, 29/03 (Pinmas) - Berkaitan perayaan Hari Raya Nyepi Saka 1928/tahun 2006, maka umat Hindu di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) tanggal 30 Maret 2006 akan melakukan Catur Brata Nyepi, kata Pembina Masyarakat Hindu Kanwil Depertemen Agama Jateng, Drs. Sujaelanto di Semarang, Selasa. Ia mengatakan, pada hari Raya Nyepi tersebut umat Hindu akan melakukan amati geni yaitu tidak mengumbar panca indra atau hawa nafsu, amati lelanguan yaitu tidak mengadakan pesta/hiburan atau hura-hura, amati lelungan tidak melakukan bepergian dan amati karya yaitu sehari semalam tidak bekerja. Laku Catura Brata Nyepi tersebut, kata dia, tujuannya untuk mengendalikan diri dari hawa nafsu dan melakukan wawas diri sehingga diharapkan menjadi umat beragama yang bisa hidup selaras, dan berdampingan dengan sesama umat beragama yang lain. Selanjutnya, kata dia, umat Hindu setelah melaksakan Catur Brata tersebut, maka tanggal 31 Maret 2006 melakukan ngembak geni yaitu umat Hindu sudah bisa melakukan aktivitas sebagaimana biasanya. Dalam rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi tahun Saka 1928/2006 M, umat Hindu tanggal 29 Maret 2006 akan melakukan Tawur Kesanga, dimana untuk tingkat Jateng di pusatkan di Pelataran Timur Candi Prambanan Kabupaten Klaten, sedangkan di Kota Semarang di Pura Agung Girinata, Jalan Taman Sumbing Semarang. Kegiatan ini juga merupakan wisuda bumi antara lain untuk menjalin hubungan yang harmonis antara alam dengan manusia agar hubungannya tetap bersahabat dan bermanfaat, dan sekaligus sebagai persiapan pelaksanaan Catur Brata Nyepi, katanya. Sebelumnya, umat Hindu di Kota Semarang juga telah melakukan upacara Melasti di Pantai Marina Semarang sebagai bentuk persembahyangan umat Hindu untuk mensucikan diri, baik lahir maupun batin dan juga melakukan kajian tentang Agama Hindu serta melakukan bhakti sosial dan donor darah, katanya. (Ant/Ba)
316
Share :

INFORMASI LAINNYA