KALTIM ABSEN KARENA PERMBERITAHUAN TERLAMBAT

Selasa, 22 Agustus 2006 11:00

KALTIM ABSEN KARENA PERMBERITAHUAN TERLAMBAT
Jakarta, 22/8 (Pinmas) - Propinsi Kalimantan Timur dalam tahun 2006 ini tidak mengirimkan perutusannya pada Pemilihan “Keluarga Sakinah” Tingkat Nasional di Jakarta. Kegiatan setahun sekali dalam rangkaian memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 61 ini diselenggarakan oleh Ditjen Bimas Islam, Departemen Agama. Selain Kaltim, propinsi Jambipun bernasib sama. Menurut, Kepala Bidang Urusan Agama Islam, Kanwil Depag Kaltim yang berhasil ditemui di sela acara pengumuman “Keluarga Sakinah” Teladan Terbaik Nasional di Depag, Kamis (17/8), Kaltim absen karena surat dari panitia pusat terlambat diterima di Samarinda.“Surat pemberitahuan dari Depag Pusat kami terima terlambat yakni pada pertengahan Juli 2006”, ujar Kabid Urusan Agama Islam Kaltim, Hadi Sulaiman. Karena keterlambatan itu, kata pimpinan rombongan dari Kaltim ini pemilihan dan penjajagan figure “Keluarga Sakinah” Taulan di tingkat kecamatan, dan kabupaten tidak dapat di laksanakan. “Padahal dari pasangan terbaik itulah kemudian dipilih lagi untuk tampil sebagai utusan Kaltim kalau  waktunya masih memungkinkan”, imbuh Hadi Sulaiman sembari membantah anggapan yang mengatakan : Kaltim tidak mengirimkan utusan karena tidak ada keluarga sakinah yang bisa ditampilkan di tingkat nasional.  Padahal penjaringan untuk mendapatkan calon yang bisa ditampilkan ke pusat memerlukan waktu karena luasnya daerah untuk melakukan mekanisme penjaringan dimaksud mulai kecamatan, kabupaten lalu untuk tingkat Propinsi “Jadi bukan berarti tidak ada pasangan “Keluarga Sakinah” Tauladan di Kalimantan Timur, tapi karena hanya surat pemberitahuannya dari Jakarta terlambat diterima di Samarinda”, jelasnya.TANTANGAN BERATMenteri Agama dalam pengarahannya pada acara pengumuman “Keluarga Sakinah Teladan 2006” memperingatkan seluruh pasangan yang menjadi panutan masyarakat di daerahnya bahwa ke depan lembaga perkawinan di negeri ini akan menghadapi ancaman dan tantangan yang semakin berat dan kompleks. Ancaman terhadap keutuhan keluarga itu, katanya bersumber pada, antara lain penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas dan kekerasan dalam rumah tangga.  Untuk mempertahankan keutuhan keluarga tersebut, lanjutnya, perlu penghayatan dan pengamalan ajaran  agama dengan baik serta menjaga pendidikan anak. TERBAIKDari 32 pasangan keluarga sakinah tauladan tingkat propinsi yang dinyatakan berhasil tampil sebagai Keluarga Sakinah Teladan Nasional 2006 Terbaik I ialah keluarga pasangan KH A Qory Yakqub dan Hj Solha dari Sumsel, menyusul kemudian pasangan M Thohir dan Ny Sugialang dari Sultra sebagai Keluarga Sakinah Teladan II dan sebagai pasangan Keluarga Sakinah Tauladan III ialah Ny Nursih Darsono isteri alm Darsono dari DI Yogyakarta. (Thamrin/ Ba)
302
Share :

INFORMASI LAINNYA

80 Persen Bangunan  MI dan MTS di Cianjur Rusak
Selasa, 05 Februari 2008 12:00
Cuti dan Libur  Nasional 2014
Selasa, 24 Desember 2013 11:34
TUDUHAN KKN ADALAH FITNAH
Rabu, 11 Oktober 2006 11:00