PUASA WAJIB DILAKSANAKAN ORANG ISLAM

Senin, 25 September 2006 11:00

PUASA WAJIB DILAKSANAKAN ORANG ISLAM
Manado, 25/9 (Pinmas) - Pimpinan Majelis Ta`lim Daarul Ihsan Sulawesi Utara (Sulut), Abdurrahman Mahruz, MA mengatakan, puasa adalah salah satu ibadah wajib dilaksanakan oleh setiap orang Islam, laki-laki dan perempuan, dewasa yang berakal sehat (Akil baliq) selama satu bulan, 29 atau 30 hari. Hal tersebut ditegaskan Abdurrahman Mahruz pada acara buka puasa dan Sholat Tarwih berjamaah di Masjid Jami Al-Falah Mando, Minggu malam, dihadiri pimpinan Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam, antara lain, Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulut, H. Djafar Alkatiri yang juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Pusat.        Dijelaskannya, puasa di bulan Ramadhan merupakan perintah wajib yang datang dari Allah SWT kepada hambanya yang beriman, sehingga  kelak kemudian hari akan menjadi orang-orang bertaqwa, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur`an Surah Al Baqarah.        "Allah SWT mengundang kepada orang-orang beriman untuk melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan ini, bukan untuk semua orang, sehingga jangan heran kalau ada orang islam berani-beraninya makan dan minum disiang hari bulan  Ramdhan, itu karena mereka tidak diundang oleh Allah,"kata Mahruz dengan guyonan.        Selanjutnya dia mengtakan, berpuasa selama satu bulan, antara 29 atau 30 hari sebagaimana dihitung oleh ahli Hisab dan Rukyah,  ada didalam ajaran Rasulullah  SAW, yang tidak perlu dipersoalkannya, kecuali bagi mereka yang hanya berpuasa tiga hari itu perlu didakwahkan agar kembali menjalankan syariat Islam dengan baik dan benar.        Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut, KH. Fauzie Nurani dalam keterangan terpisah menjelaskan, ibadah puasa adalah untuk mengembleng diri dan hati umat Islam agar menjadi manusia yang taat lagi patuh terhadap perintah Allah SWT.        "Orang berpuasa itu bukan hanya sekedar menahan lapar dan haus, tetapi bagaimana implementasi ibadah puasa itu agar semua orang merasa aman dan tenteram, "kata Nurani.        Dia menghimbau kepada tokoh-tokoh agama dan umat Islam lainnya agar didalam melaksanakan puasa di bulan Ramadhan ini senantiasa menjaga rasa kekeluargaan, persatuan dan kesatuan serta terus menjalin hubungan lebih harmonis lagi dengan umat lainnya.        Sementara itu, suasana puasa di beberapa daerah di Sulut, antara lain, Kota Manado, Bitung dan Kabupaten Bolaang Mongondouw (Bolmong), nampak ramai, teruitama menjelang saat berbuka puasa, dimana terdapat tempat-tempat berjualan berbagai macam kue untuk santapan buka puasa.        "Sudah menjadi tradisi setiap bulan puasa kami membuka usaha jualan kue-kue untuk buka puasa dengan harga terjangkau, lagi pula kue-kue ini dibikin sendiri dengan bahan baku yang dibeli dari toko, "kata ibu Zenab Malabar, menjualan roti kue khas bulan puasa.(Ant/Myd)
1688

INFORMASI LAINNYA