JCH JEMBER DIINGATKAN MUSIM DINGIN DI MEKAH

Sabtu, 09 Desember 2006 12:00

JCH JEMBER DIINGATKAN MUSIM DINGIN DI MEKAH
Jember, 9/12 (Pinmas) - Departemen Agama Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengingatkan agar para Calon Jamaah Calon Haji (JCH) untuk menjaga kesehatan, karena puncak musim dingin di Tanah Suci terjadi ketika wukuf di Padang Arafah, sekitar mencapai 22-30 derajat celcius. Kasi Haji dan Umroh Depag Jember, Hunaini, dihubungi ANTARA, Sabtu mengungkapkan, cuaca di Tanah Suci cukup dingin, sehingga para JCH harus bersiap-siap dengan membawa pakaian tebal dan selimut, selain obat-obat yang cukup.   Cuaca dingin bisa menimbulkan berbagai penyakit bagi para jemaah, seperti kulit kering, bibir pecah-pecah, mimisan (darah keluar dari hidung), dan lemas.    Khusus kepada para jamaah yang usianya sudah tua dan memiliki penyakit resiko tinggi, harus lebih berhati-hati, agar kesehatan tetap terjaga.   Untuk itu, para jamaah asal Jember yang akan diberangkatkan 16 Desember 2006 mendatang, harus selalu berkoordinasi dengan ketua rombongan termasuk berkonsultasi dengan dokter, sehingga ada gejala sakit segera diobati.   Selain itu, dia mengingatkan agar sebelum pemberangkatan para jamaah harus sudah mengatur waktu bertemu dengan tamu, agar tidak terlalu lelah dan sakit sebelum berangkat.   Sebab katanya, ibadah haji adalah ibadah fisik yang membutuhkan ketahanan tubuh, agar bisa menjalani rukun haji untuk mencapai haji yang mabrur.   Jumlah JCH Kabupaten Jember Tahun 2006 tercatat 1.773 orang, delapan diantaranya batal berangkat, terdiri lima orang karena sakit, seorang hamil dan dua orang meninggal dunia.(Ant/Myd)
291
Share :

INFORMASI LAINNYA