Presiden Lantik Enam Menteri Baru dan Jaksa Agung

Kamis, 10 Mei 2007 11:00

Presiden Lantik Enam Menteri Baru dan Jaksa Agung
Jakarta, 8/5 (Pinmas) - : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berdasarkan Keputusan Presiden No.31/P/Tahun 2007.  melantik enam menteri baru pada Kabinet Indonesia Bersatu, serta Jaksa Agung. Mereka yang dilantik dan diambil sumpahnya adalah Menteri Sekretaris Negara yang baru Hatta Rajasa, Menteri Hukum dan HAM Andi Mattalatta, Menteri Perhubungan Jusman Syafi’I Jamal, Mentero Komunikasi dan Informatika M.Noeh, Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal M.Lukman Edi, Menteri Negara BUMN Sofyan A.Djalil, dan Jaksa Agung Hendarman Supandji. Pelantikan dilaksanakan, Rabu Siang (8/5) pukul 13.00 WIB, di Istana Negara. Hadir pada acara ini Wapres Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah JK, semua menteri Kabinet Indonesia Bersatu, , Panglima TNI Djoko Suyanto dan ketiga Kepala Staf Angkatan serta Kapolri Jend. Pol. Sutanto. Nampak juga Ketua DPR Agung Laksono, Ketua MPR Hidayat Nurwahid, dan Ketua DPD Ginandjar Kartasasmita, dan pimpinan DPR-RI serta DPD-RI lainnya. Anggota Wantimpres juga hadir, antara lain Rahmawati Soekarnoputrid dan Syahrir. Aacara pelantikan berlangsung dengan lancar. Dimulai dengan lagu Indonesia Raya yang dimainkan korp musik Paspampres, pembacaan surat Keputusan Presiden No.31/P/2007 oleh Deputi Sekretaris Kabinet Bidang Hukum, Lambock.V.Natahattands. SK tersebut berisi pemberhentian dengan hormat Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra, Menteri Hukum dan HAM Hamid Awwaluddin, Menteri Perhubungan Hatta Rajasa, Menteri Komunikasi dan Informatika Sofyan A.Djalil, Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Saifullah Yusuf, Menteri Negara BUMN Soegiharto, dan Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh. Kemudian Presiden SBY dengan didampingi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla mengambil sumpah para menteri dan Jaksa Agung yang baru. “ Berkenaan dengan pelantikan saudara – saudara pada jabatan menteri negara dan jaksa agung Kabinet Indonesia Bersatu, saya persilahkan saudara- saudara mengucapkan menurut lafal yang akan saya bacakan. Presiden kemudian membacakan sumpah yang diikuti oleh enam menteri dan Jaksa Agug. Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya, untuk diangkat pada jabatan ini langsung ataupun tidak langsung, dengan nama atau dalih apapun, tiada memberikan atau menjanjikan ataupun akan memberikan sesuatu kepada siapapun juga. Bahwa saya untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatan ini tiada sekali - kali menerima dari siapapun juga langsung ataupun tidak langsung sesuatu janji atau pemberian. Bahwa saya setia kepada Undang – Undang Dasar 1945 , dan akan memelihara segala undang – undang, dan peraturan yang berlaku bagi negara Republik Indonesia. Bahwa saya akan setia kepada nusa dan bangsa, dan akan memenuhi segala kewajiban, yang ditanggungkan kepada saya, oleh jabatan ini bahwa saya akan menjalankan tugas dan kewajiban dengan penuh rasa tanggung jawab kepada bangsa dan negara. Usai pengambilan sumpah, acara diakhiri dengan lagu Indonesia Raya kembali, selanjutnya acara pemberian ucapan selamat diawali Presiden SBY didampingi Ibu Negara, disusul Wapres Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah JK, selanjutnya para menteri dan pejabat tinggi negara. Acara berikutnya adalah ramah tamah. (Sby.info/ts)
252
Share :

INFORMASI LAINNYA