Menag Minta Dewan Hakim Profesional

Selasa, 17 Juni 2008 11:00

Menag Minta Dewan Hakim Profesional
Serang,17/6 (Pinmas)--Dewan Hakim MTQ Nasional ditekankan untuk berlaku profesional, bersih, dan jujur selama kompetaisi berlangsung. Demikian yang diungkapkan Menteri Agama RI Maftuh Basyuni, usai melantik 153 Dewan Hakim di ruang Paripurna DPRD Banten, Senin (16/6) kemarin. "Jangan sampai dewan hakim menempuh cara yang tidak tepuji, sehingga bisa memengaruhi penilaian kepada peserta," ujar Maftuh usai acara pelantikan yang berlangsung pukul 09.00 WIB, kemarin. Terkait hal ini maka ada pemilahan komposisi Dewan Hakim. Dimana posisi ketuanya dijabat oleh perwakilan Jawa Timur yaitu Rum Rowi, sementara Banten menempatkan Asmuni M Nur sebagai Wakil Ketua. Sedangkan posisi Sekretaris dipegang Nur Hilal Pasha asal Nagroe Aceh Darussalam. Basyuni berharap, agar pelaksanaan kegiatan MTQ Nasional ke-XXII yang digelar di Banten ini dapat lebih baik dari tahun lalu. "Saya berharap pelaksanaan MTQ nasional kali ini jangan mengulangi kesalahan pada tahun sebelumnya," imbuh Basyuni. Lebih jauh Basyuni mengingatkan, 153 Dewan Hakim yang akan terjun langsung di setiap kompetisi untuk memerhatikan kualitas. "Akan sangat tercela jika ada yang menempuh cara-cara yang tidak elegan dan melanggar aturan," katanya mengingatkan. Sementara itu Seketaris Umum Lembaga Pengembangan Tilahwatil Qur’an (LPTQ) Nasional Ahmad Jauhari menyatakan, bahwa dewan hakim MTQ ditetapkan oleh Menteri Agama dan sudah melalui proses seleksi yang cukup ketat sesuai dengan bidang kemampuannya masing-masing. "Mereka yang terpilih sebagai hakim MTQ sudah melalui proses seleksi yang cukup ketat, tidak sembarang pilih," katanya. Ahmad menyakini jika dewan hakim akan berlaku profesional dan akan fair dalam penilaian. "Kita berharap mereka mampu melaksanakan tugasnya sebai mungkin,” katanya. Dari 153 dewan hakim, tercatat 11 orang berasal dari Banten. (Rb/ts)
413
Share :

INFORMASI LAINNYA