Sosialisasi DIPA/RKA-KL Tahun 2011

Kamis, 10 Februari 2011 12:00

Sosialisasi DIPA/RKA-KL Tahun 2011
Mataram_ Asrama Haji NTB menjadi tempat dilaksanakannya Bimbingan Teknis Sosialisasi DIPA/RKA-KL tahun 2011 di lingkungan kanwil kementerian Agama Provinsi NTB, dihadiri oleh seluruh pejabat lingkup Kantor Wilayah kementerian Agama provinsi NTB. Dalam sambutannya Drs.H. Sirojuddin selaku ketua panitia dalam laporannya mengatakan, bahwa dalam rangka pelaksanaan dan optimalisasi pencapaian DIPA/RKA-KL tahun anggaran 2011, makan perlu pelaksanaan DIPA/RKA-KL dilingkungan Kanwil kementerian Agama Provinsi NTB. Sedangkan menurut beliau tujuan dari kegiatan ini adalah, memberikan pemahaman kepada para peserta tentang pelaksanaan DIPA/RKA-KL tahun anggaran 2011, meningkatkan pemahaman tentang pelaksanaan anggaran dan kegiatan sesuai tercantum pada DIPA/RKA-KL tahun anggaran 2011, menyampaikan visi dan persepsi tentang penyusunan dan revisi RKA-KL dengan menggunakan aplikasi. Hadir dalam kesempatan ini Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat, HL. Suahimi Ismy sekaligus membuka kegiatan tersebut, dalam pengarahannya Kakanwil memberikan apresisasi terhadap para peserta yang mengikuti kegiatan ini, karena menurut beliau bahwa kebanyakan peserta yang hadir adalah peserta dari kegiatan sosialisasi UN namun dengan semangat yang ikhlas mereka melanjutkan dengan kegaiatan ini. "Sejak beberapa tahun lalu terjadi perubahan dalam tata kelola keuangan, semula DIP (Daftar Isian Proyek) menjadi DIK (Daftar Isian Kegiatan) dan sekarang menjadi DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran, beliau juga menegaskan anggaran itu sangat terkait dengan programnya dan sekarang semua unit (satker) lingkup Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB sudah mulai mengelola sendiri keuangannya, dan setiap satker hanya boleh memiliki 1 (satu) rekening, toh kalaupun ada rekening tambahan harus meminta ijin ke KPPN, contohnya Bidang haji," ujarnya. Ditegaskan pula oleh Kakanwil, bahwa semua PPK satker Kanwil kemenag prov. NTB harus paham betul tentang pengelolaan keuangan, karena rekening sudah tidak lagi ada dibendahara saja. "Jadi PPK tidak boleh salah dalam pengelolaan keuangan," tandasnya. DIPA/RKA-KL tahun 2011 disusun berdasarkan rekonstruksi program yang telah disesuaikan berdasarkan unit eselon I di tingkat pusat. Dalam gambaran sederhana, program-program yang diberlakukan pada struktur yang baru merupakan cerminan dari tupoksi dari satu unit kerja setingkat eselon I, dan kegiatan-kegiatan yang dilakukan merupakan cerminan tupoksi unit kerja setingkat eselon II yaitu Kanwil Kemenag Provinsi NTB. "Sebagai salah satu contoh, program-program dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya Kementerian Agama, merupakan program yang dilaksanakan oleh Sekertariat Jenderal Kementerian Agama, program pendidikan islam merupakan program yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, dan demikian seterusnya berlaku bagi penyusunan struktur baru program lainnya," katanya. Diharapkan juga agar masing-masing satker agar melakukan rekon ke tingkat Wilayah (Kanwil Kemenag Prov.NTB) paling lambat tanggal 10 pada bulan berikutnya. Dan apabila ada pengembalian dari sisa dana bantuan dari satker yang dananya besumber dari DIPA Kanwil agar konsultasi dengan Kakanwil sebagai pemberi bantuan. Hal yang paling pokok diingatkan bahwa realisasi anggaran tahun 2011 harus sudah 100% pada bulan November, kecuali untuk kegiatan-kegiatan yang bersifat rutin. Hal ini untuk menghindari penumpukan kegiatan pada akhir tahu dan kesulitan dalam pencairan dana. (haz)
310
Share :

INFORMASI LAINNYA