Perayaan Dharma Santi Waisak 2555 BE

Jumat, 24 Juni 2011 11:00

Perayaan Dharma Santi Waisak 2555 BE
Narmada_ Perayaan Waisak atau Dharma Santi Waisak 2555 BE tahun 2011 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat berlangsung meriah, dipusatkan di Gedung Hakka Narmada, Lombok Barat. Perayaan ini di hadiri ribuan umat Budha, tokoh agama, tokoh masyrakat, warga, para pengurus organisasi keagamaan termasuk kakanwil Kemenag Provinsi NTB. Acara ini diawali dengan penampilan penari barongsai yang sebelumnya juga menjadi tarian penyambutan Kakanwil Kemenag Prov. NTB, selanjutnya pembacaan ayat suci Dhammapada dan pesan Waisak oleh Bhante Nyanna Kirti. Sebelum pesan Waisak, ketua panitia I wayan Sianto menyampaikan laporannya. "Hari Raya Waisak adalah salah astu hari raya besar umat budha yang diperingati setiap tahunnya, dan jatuh pada bulan Mei tepatnya purnamasidhi dibulan Waisak. Hari Raya Waisak lebih dikenal dengan Hari Tri Suci Waisak Puja," jelasnya. Tri Suci Waisak yaitu tiga peristiwa suci yang terjadi pada kehidupan Budha Gotama. Meliputi kelahiran, pencapaian penerangan agung dan ketika Sang Budha Wafat. "Dharma Santi Waisak sebagai sarana mewujudkan pembiaan umat beragama sehingga tercipta kerukunan yang harmonis," katanya. Dharama Santi Waisak 2555 BE Tahun 2011 Memilih tema "Kita Tingkatkan semangat Membangun Kebersamaan Menuju Perdamaian." Kakanwil Kemenag Provinsi Nusa Tenggara Barat HL. Suhaimi Ismy yang mewakili Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat menguraikan empat pilar dalam kehidupan masyarakat dan beragama. Yaitu Pancasial, UUD 45, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika. Dijelaskan, dengan sila pertama Ketuhanan yang Maha Esa, maka Indonesia ini sangat menghormati kehidupan beragama, "sebab itu dinagkat dari kristalisasi nilai-nilai yang tumbuh dan berakar di Indonesia," katanya disambut tepuk tangan hadirin yang memenuhi gedung Hakka.(haz)
304
Share :

INFORMASI LAINNYA