Sumpah Adalah Janji !

Selasa, 06 Maret 2012 12:00

Sumpah Adalah Janji !
Mataram_ "Sumpah adalah janji!" demikian sepenggal kalimat yang ditegaskan Kakanwil sesaat setelah melantik pejabat Eselon III & IV dilingkungan Kanwil Kemenag NTB. Sepenggal kalimat tersebut memiliki makna yang dalam karena didalam sumpah yang telah diikrarkan terkandung tanggung jawab besar dan bukanlah ucapan yang main-main. Pelantikan Eselon III & IV dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang dihadiri oleh seluruh Kakanmenag Se-pulau Lombok dan pejabat Eselon III & IV yang berada di Kantor Wilayah kementerian Agama Provinsi Nusa Tengggara Barat. Dalam pengarahannya Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat (H. Lalu Suhaimi Ismy menyampaikan. Setelah sekian lama menunggu, akhirnya upacara serah terima jabatan di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Provinisi Nusa Tenggara Barat dilaksanakan dan ini menandakan resminya suatu jabatan, upacara ini merupakan upacara seremonial. Suatu mutasi adalah merupakan suatu keharusan didalam kita berorganisasi beliau mengatakan ada tiga hal yang menjadi bagian dari mutasi pertama, untuk memenuhi kebutuhan organisasi kedua, untuk tidak menimbulkan kebosanan dalam tugas tertentu dan dapat melahirkan inspirasi-inspirasi baru ketiga, sebagai suatu bentuk kaderisasi dalam berorganisasi ujarnya. Beliau mengingatkan bahwa menjadi Kabag TU adalah tugas yang sangat berat karena berkaitan langsung dengan kesekertariatan, dan menurut beliau Haji selalu menjadi isu Nasional dan yang kedua adalah Pendidikan. Saat-saat ini Pemprov NTB memperjuangkan NTB menjadi embarkasi penuh dan ini merupakan suatu moment sejarah yang sangat fundamental, didalam upacara pelantikan ada yang harus ditanamkan pada pejabat lama maupun baru dilantik, bahwa siap untuk dilantik, siap pula untuk meletakan jabatan tersebut, dan perlu disadari bahwa keberadaan seluruh jajaran Kementerian Agama yang berada di daerah ialah sebagi pegawai pusat yang diperuntukan untuk membantu pembangunan dalam bidang keagamaan, baik itu di Provinsi, Kabupaten, dan kota. (Haz)

295

INFORMASI LAINNYA