Kepala Kemenag Lotim: “Aset Rp. 5, 26 Miliyar Bukti Riil Kemajuan KPRI KANDA Lotim”

Selasa, 18 Maret 2014 14:08

Kepala Kemenag Lotim: “Aset Rp. 5, 26 Miliyar Bukti Riil Kemajuan KPRI KANDA Lotim”

Selong, (Inmas)_“Koperasi KANDA Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Timur dalam perjalanan usianya yang sudah “dewasa” telah menunjukkan peningkatan modal kekayaan yang sangat menggembirakan, hal ini terbukti dengan besarnya jumlah kekayaan KPRI KANDA yang menembus angka Rp. 5,26 Milyar. Dalam regulasi sistem perbankan, dengan asset sebesar itu KPRI KANDA telah memenuhi syarat untuk dijadikan sebagai perusahaan perbankan. Karena standar minimal kekayaan utnuk dapat dijadikan Bank adalah Rp. 2 Miliyar.” Demikian penggalan sambutan yang disampaikan Kepala Kantor Kemenag Lombok Timur pada acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) KPRI KANDA, Kamis 13 Maret 2014 bertempat di Aula    Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Timur.

Rapat Anggota Tahunan  KPRI KANDA Tahun buku 2013 ini dihadiri seluruh oleh Anggota yang berjumlah 701 orang yang terdiri dari seluruh komponen guru dan karyawan Kantor Kementeran Agama Kabupaten Lombok Timur. Dalam laporan pertanggungjawaban Pengurus, Ketua KPRI KANDA Drs. H. Azharuddin menyebutkan bahwa peningkatan asset kekayaan dan kemajuan koperasi KANDA tidak lepas dari tingginya tingkat kepercayaan anggota kepada pengurus dalam mengelola koperasi, terbukti dengan banyak anggota yang menabung di KPRI KANDA. “Sampai saat ini, total simpanan sukarela anggota mencapai Rp. 400 Juta” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UKM Lombok Timur dalam sambutannya mengatakan bahwa KPRI KANDA Kementerian Agama Lombok Timur pada tahun ini tampil lebih baik dari dari yang sebelumnya, baik dari aspek kemandirian dan  profesionalitas yang menjadi modal penting untuk kemajuan koperasi dalam mewujudkan falsafah koperasi dari kita, oleh kita dan untuk kita. “Bahwa kemajuan koperasi pada hakikatnya bermuara pada kesejahteraan anggota,” katanya lebih lanjut.

KPRI KANDA pada tahun buku 2013 ini telah berhasil mendapat laba kotor dari simpan pinjam sebesar Rp. 881. 279.217, dengan Sisa Hasil Usaha yang harus dibagi sejumlah Rp. 527.018.919. Besarnya Jumlah SHU yang akan akan dibagi menempatkan KPRI KKANDA sebagai salah satu Koperasi Besar di Lombok Timur.  Bahkan lebih dari itu kecilnya jasa pinjaman di yaitu 1,2 % juga  menjadikan KPRI Kanda sebagai Koperasi yang paling kecil jasa pinjamannya di antara koperasi-koperasi lainnya di Lombok Timur yang secara umum berkisar antara 2 sampai 4 %.  Ada beberapa program unggulan yang sudah dilaksanakan oleh KPRI Kanda, sebagaimana di sampaikan oleh ketua pengurus KPRI yaitu:

1.   Pemberian santunan kepada anggota yang meninggal dunia sebesar Rp.2.000.000 dan bagi isteri atau suami anggota yang meninggal dunia sebesar Rp. 1.000.000.

2.  Pelunasan hutang anggota yang meninggal dunia melalu asuransi swakelola, sehingga apabila ada anggota meninggal dunia dan masih memiliki hutang, maka akan secara otomatis dilunasi oleh asuransi swakelola.

3.      Pemberian bantuan usaha kecil bagi anggota.

Secara umum acara Rapat Anggota Tahunan KPRI KANDA kamis kemarin berjalan dengan lancar dan tertib. Bahkan feedback dari para anggota terhadap laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas lebih banyak berupa apresiasi yang positif terhadap kinerja Pengurus dan Pengawas Koperasi KANDA. “Apresiasi tersebut merupakan sebuah motivasi bagi pengurus dalam rangka mengelola Koperasi KANDA untuk menjadikan koperasi KANDA menjadi lebih baik dan selalu lebih baik”, kata M. Hamim Najmi selaku sekretaris Pengurus KPRI KANDA. “Bahkan untuk ke depannya, mimpi kami sebagai pengurus nantinya  ketika anggota pensiun atau tidak lagi menjadi anggota di KPRI KANDA , mereka menerima simpanannya melebihi nominal yang diterima oleh PNS yang akan pensiun. Mudah-mudahan mimpi ini menjadi kenyataan,” katanya lebih lanjut (HN)

347
Share :

INFORMASI LAINNYA