Team Kemenag Lobar Klarifikasi Permasalahan PINK BUDDHA

Kamis, 12 Juni 2014 16:51

Team Kemenag Lobar Klarifikasi Permasalahan PINK BUDDHA

Senggigi Inmas, (12/6)_Team Klarifikasi Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat mengadakan peninjauan lapangan di wilayah Senggigi terhadap “Pink Buddha” atas permasalahan yang disampaikan oleh salah satu Aliansi Buddhis yang bernama Aliansi Penolakan Pink Buddha (APPB) Selasa, 10 Juni 2014.

Terkait dengan hal tersebut diatas menurut APPB bahwa penggunaan kata “Buddha” pada salah satu toko atau galeri tersebut sudah melanggar ketentuan, karena Buddha merupakan nama Agama yang diyakini dan dijunjung tinggi oleh ummat Buddha yang merupakan guru agung yang telah mencapai tingkat kesucian.

Selanjutnya karena permasalahan itulah membuat ummat buddha menjadi tersakiti, diantaranya karena tidak menghormati agama buddha dengan penulisan nama buddha dan gambar buddha, meletakkan patung buddha atau buddha rupang berwarna pink tidak pada tempatnya, dan penulisan buddha di lantai pintu masuk ke took Pink Buddha.

Atas laporan APPB tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat H. Muslim bersama team klarifikasi turun kelapangan untuk mencari kejelasan tentang pengaduan yang dilakukan Aliansi.

Dalam kesempatan yang sama H. Muslim menekankan kepada semua pengelola usaha khususnya di Kabupaten Lombok Barat untuk tidak menggunakan label agama apapun terhadap semua inventaris barang yang digelar pada toko atau galerinya, lebih-lebih pada pakaian dalam, ungkapnya pada saat mengklarifikasi permasalahan atas laporan APPB tersebut.

Juga diharapkan dari Pemerintah Daerah untuk menetapkan aturan dan perundang-undangan tentang pemakaian label agama ditempat yang kurang tepat. (miq olah)

419

INFORMASI LAINNYA