Perencanaan Pembangunan Memerlukan Kualitas Data Yang Baik dan Berkelanjutan

Rabu, 25 Juni 2014 07:19

Perencanaan Pembangunan Memerlukan Kualitas Data Yang Baik dan Berkelanjutan

Gerung Inmas, (25/6)_Kepala Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat Drs. H. Muslim, M.Ag mengatakan, untuk menghasilkan perencanaan pembangunan yang baik terukur dan terencana diperlukan kualitas data yang baik. Menurutnya, data dan informasi yang akurat dan valid harus tersedia demi perencanaan pembangunan yang berkualitas.

“Seperti kita ketahui bahwa pembangunan adalah proses perubahan ke arah kondisi yang lebih baik melalui upaya yang dilakukan secara terencana. Proses perencanaan yang baik dan komprehensif merupakan titik penting untuk berhasilnya pembangunan. Untuk dapat menghasilkan perencanaan yang ideal tersebut maka setiap proses harus senantiasa dilakukan dengan basis data dan informasi yang valid dan terukur,” ujar H. Muslim disaat selesainya sholat berjamaah Zohor dengan kehumasan dalam mengisi jam istirahat siang.

Data dan informasi yang berkualitas lanjut H. Muslim, harus dijadikan rujukan bagi penentuan kebijakan dan program sasaran yang akan dilaksanakan oleh pemerintah. Dengan ini, hasil akhir pembangunan berupa peningkatan kesejahteraan masyarakat/rakyat akan tercapai dengan efektif dan efisien.

“Data dan informasi yang akurat dan valid harus tersedia demi perencanaan pembangunan yang berkualitas. Untuk itu, Pemerintah harus selalu mempunyai basis data (data base) yang terpercaya, valid dan senantiasa diperbaharui (up to date),” imbuhnya lagi.

Untuk mewujudkan kualitas data yang baik dan terintegrasi diperlukan kerja sama dengan penyedia data dan informasi dari Kementerian/Lembaga lain, harus terus ditingkatkan. Setiap unit penanggungjawab data dan informasi harus mempunyai database yang up to date, sehingga pelaksanaan pembangunan yang berhubungan dengan teknis institusinya bisa diukur langsung dan diketahui target pencapaiannya.

Ada beberapa solusi yang bisa dilaksanakan untuk meletakan data dan informasi sebagai basis utama perencanaan. Pertama, perlunya kesamaan paradigma seluruh aparatur Pemerintah sebagai eksekutor pembangunan tentang pentingnya data dan informasi dalam proses perencanaan. Kedua, perlu adanya manajemen database yang terintegrasi antara institusi yang ada dan membentuk satu pangkalan data sebagai pusat data. Kerja sama antara institusi Kementerian/Lembaga Negara harus ditingkatkan. Kemudian Ketiga, untuk dapat melaksanakan dua langkah diatas, perlu adanya dukungan regulasi dan sumber daya yang tepat. (miq olah)

110
Share :

INFORMASI LAINNYA