Pembinaan Mental Dan Spiritual Melalui Kegiatan Pesparawi

Senin, 31 Agustus 2015 23:18

Pembinaan Mental Dan Spiritual Melalui Kegiatan Pesparawi

Mataram Inmas,_”Kegiatan Pesparawi adalah bagian dari kegiatan pembinaan mental dan spiritual, moral dan etika ummat Kristen, sekaligus adalah sebagai salah satu perwujudan iman Kristen dalam kehidupan berjemaat, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara” tutur Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat Drs. H. Sulaiman Hamid, SH, MH disaat H. Sulaiman Hamid memberikan sambutan dan arahan sekaligus membuka secara resmi acara Malam Puji-pujian dan Penggalangan Dana.

Kegiatan Malam Puji-pujian dan penggalangan dana dimaksud adalah dalam rangka pemberangkatan kontingen Nusa Tenggara Barat mengikuti Pesparawi Nasional Ke-XI Tahun 2015 yang akan dilaksanakan di Ambon dari tanggal 2 sd. 12 Oktober 2015 dengan perkiraan biaya sebesar Rp. 800.000.000,- (delapan ratus juta rupiah), selain dihadiri oleh Pejabat Eselon III dan IV Kanwil Kementerian Agama, juga dihadiri oleh Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah NTB, Pimpinan Gereja dan Lembaga Keagamaan Kristen se-NTB dan Tokoh Agama Masyarakat Kristen se-NTB serta para tamu undangan.

Lanjut dikatakan H. Sulaiman Hamid dalam sambutannya adalah Pesparawi adalah bagian yang tidak terpisahkan dari ibadah gerejawi, yang sekaligus merupakan ungkapan rasa syukur dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, hal ini sejalan dengan salah satu Program Prioritas Kementerian Agama yaitu Peningkatan Kwalitas Kehidupan Keagamaan dengan harapan melalui kegiatan ini kita semakin meningkatkan kwalitas kehidupan iman ummat kristiani khususnya dalam hal nyanyian dan pujian ummat kepada Tuhan.

Kepada Anggota Kontingen H. Sulaiman Hamid mengharapkan termotivasi untuk lebih semangat mempersiapkan diri agar pada saatnya nanti bisa tampil dengan sebaik-baiknya sesuai harapan, “Jangan cepat puas apalagi bosan berlatih karena dengan semangat pantang menyerah maka keikutsertaan dalam ajang Pesparawi Nasional dapat membawa manfaat bagi diri sendiri, bagi gereja/ummat maupun bagi pembangunan Bangsa dan Negara.

Sebelumnya dalam kesempatan yang sama Ketua Panitia Penyelenggara Wiliam Aipasak dalam laporannya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai penyumbang terbesar dalam kegiatan Pesparawi Nasional ini yang akan membawa kontingen sebesar 118 (seratus delapan belas) orang terdiri dari 70 orang perwakilan Pulau Lombok dan 48 orang perakilan dari Pulau Sumbawa. (miq olah)

391
Share :

INFORMASI LAINNYA