Ka-Kanwil Menerima Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI

Selasa, 22 November 2016 12:56

Ka-Kanwil Menerima Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI

Mataram INMAS,_Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Sulaiman Hamid bersama Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat H. Muhammad Amin didampingi Pejabat Eselon III Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB menerima Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR-RI bersama rombongan di Ruang Sidang Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat hari ini (Selasa, 22 November 2016) dengan penuh kehangatan.

 

Dalam kunjungan kerjanya, Komisi VIII meminta kepada Kepala Kanwil Kemenag Prov. NTB tentang permasalahan yang muncul terkait Pendidikan Islam di Nusa Tenggara Barat, “Permasalahannya adalah masih terbatasnya SDM Guru dan tenaga kependidikan yang professional (sertifikasi) terutama pada Madrasah Swasta, juga tentang Pengawas yang masih belum memadai dibandingkan jumlah Madrasah yang ada di Nusa Tenggara Barat” papar H. Sulaiman Hamid.

 

Disamping hal tersebut diatas juga masih tingginya jumlah lembaga RA yang belum diakreditasi, sedangkan anggaran untuk akreditasi dari tahun ketahun terus mengalami penurunan, sarana dan prasarana juga menjadi sangat penting khususnya dalam bantuan social seperti bantuan rehab Ruang Kelas Belajar, ruang laboratorium IPA dan laboratorium Komputer, walaupun sudah mengalokasikan dana sebesar Rp. 5.620.000.000,- akan tetapi untuk tahun 2016 ini belum bisa direalisasikan karena disebabkan kebijakan penghematan anggaran.

 

Sedangkan proses serapan anggaran yang dialokasikan untuk Pendidikan Islam, lanjut H. Sulaiman Hamid, masih terdapatnya kendala seperti persyaratan dalam pencairan tunjangan profesi melalui simpatika, selain itu juga adanya keterlambatan pendistribusian kartu KIP dan Self Blokir terhadap anggaran Pendis yang belum dieksekusi sampai dengan saat ini.

 

Hal-hal lain yang dilakukan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTB terkait peningkatan system tata kelola dan anggaran pendidikan yang transparan dan akuntabel adalah selain telah dilaksanakannya sosialisasi terhadap anggaran bantuan BOS dan BSM, juga sudah dilaksanakannya penggunaan aplikasi berbasis web terkait beberapa program yang sudah dan sedang dilaksanakan seperti aplikasi simpatika, aplikasi e-planning, aplikasi EMIS dan lainnya yang sudah diverifikasi oleh Itjen Kementerian Agama RI.

 

Dalam kesempatan ini H. Sulaiman Hamid sebagai orang nomor satu di Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat berharap kepada Komisi VIII DPR RI bersama rombongan yang sedang mengadakan kunjungan kerja ke Kementerian Agama Provinsi NTB untuk dapat membantu dalam penyelesaian permasalahan yang belum dapat diselesaikan agar apa yang menjadi cita-cita Bangsa ini dapat terlaksana dengan baik dan sukses. (miq olah)

411
Share :

INFORMASI LAINNYA

Rakor Persiapan Ujian Nasional
Kamis, 14 Januari 2016 11:14
belajar
Kamis, 24 Maret 2016 09:43