Pembimbing Manasik Haji Harus Berkualitas, Kreatifitas Dan Berintegritas

Sabtu, 08 April 2017 14:21

Pembimbing Manasik Haji Harus Berkualitas, Kreatifitas Dan Berintegritas

Mataram INMAS,_Sabtu, 8 April 2017 bertempat di Asrama Haji Embarkasi Lombok Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Republik Indonesia Prof. Dr. H. Abdul Djamil, MA membuka secara resmi dimulainya kegiatan Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Tahun 2017 se Nusa Tenggara dengan 100 orang peserta.

 

Dalam melaksanakan bimbingan manasik haji secara professional yang dilaksanakan oleh Pemerintah, masyarakat baik perseorangan maupun kelompok bimbingan, sangat diperlukan sertifikasi bagi pembimbing manasik haji, “Sertifikasi adalah pemberian sertifikat pembimbing manasik haji melalui pembelajaran” tutur H. Abdul Djamil diawal sambutan dan arahannya yang sekaligus membuka kegiatan ini secara resmi.

 

Pembelajaran bagi Pembimbing Manasih Haji ini diselenggarakan oleh Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah bekerjasama dengan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) yang ditunjuk langsung oleh Kementerian Agama RI, dimana sertifikasi pembimbing manasik haji ini adalah merupakan proses penilaian dan pengakuan Pemerintah atas kemampuan dan keterampilan seseorang untuk melakukan bimbingan manasik haji secara professional, lanjut dikatakan H. Abdul Djamil.

 

Dengan latar belakang diatas maka untuk mendapatkan pembimbing haji yang berkualitas yang mempunyai kreatifitas dan integritas pembimbing manasik, Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah melalui Bidang Haji Kanwil Kemenag Provinsi NTB menggelar pembelajaran bagi Pembimbing Manasik Haji se Nusa Tenggara (Bali, NTB dan NTT) yang diikuti 100 orang peserta selama 10 hari dari tanggal 7 sampai dengan 16 April 2017 di Asrama Haji Embarkasi Lombok.

 

Sebelumnya Ketua Panitia Penyelenggara H. Lalu M. Zainuddin melaporkan bahwa kegiatan ini selain bertujuan untuk meningkatkan kualitas, kreatifitas dan integritas pembimbing manasik haji agar mampu melakukan aktualisasi potensi diri dan tugasnya secara professional dalam rangka mewujudkan jamaah haji mandiri baik dalam hal ibadah maupun perjalanan, juga bertujuan untuk menstandarisasi kompetensi pembimbing agar dapat memberikan jaminan kualitas pelayanan bimbingan manasik haji, dan menjadi mediasi bagi Dirjen PHU dalam mewujudkan penjaminan mutu bagi pembimbing manasik baik yang ada di Pemerintah maupun masyarakat.

 

100 orang peserta adalah terdiri dari 4 orang utusan Kanwil Kemenag Prov. NTB, 10 orang dari Kanwil Kemenag Prov. Bali, 9 orang dari Kanwil Kemenag Prov. NTB dan 77 orang dari Kemenag Kabupaten Kota dan KBIH se Nusa Tenggara Barat, dimana pembelajaran pembimbing manasik ini akan dilaksanakan secara penyampaian materi, diskusi dan praktik oleh 4 Nara Sumber, diantaranya adalah selain Dirjen PHU Kemenag RI, juga akan disampaikan oleh nara sumber dari Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kemenag RI, Direktur Pembinaan Haji dan Umrah Kemenag RI serta Nara Sumber dari Guru Besar UIN Surabaya. (miq olah)

1256

INFORMASI LAINNYA