“ Peran Generasi Muda Dalam Memerangi Narkoba”

Sabtu, 06 Mei 2017 15:43

“ Peran Generasi Muda Dalam Memerangi Narkoba”

Sumbawa Besar,Inmas_ MAN 1 Sumbawa BNN Kabupaten Sumbawa melaksanakan Kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Dalam Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dengan Kelompok  Pelajar yang terdiri dari utusan Sekolah dan Madrasah , dari MAN 1 Sumbawa, SMK Farmasi,SMAN 4 Sumbawa, SMA Muhammadiyah Sumbawa Besar, SMA Islam Sumbawa dan SMAK Gregorius Sumbawa Besar dengan julah peseserta sebanyak : 34 siswa dan siswi.

Kegiatan ini dipandu oleh Nur Syafruddin Kepala Seksi P2M BNN Kabupaten Sumbawa dan sebagai Narasumber Drs.Fahurrahman Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Sumbawa dan Kepala BNN Kabupaten Sumbawa Sumbawa AKBP Syirajuddin Mahmud. Yang pertama telah disampaikan oleh Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Sumbawa Drs. Fathurrahman mengambil judul  Peran Lembaga Pendidikan Dalam Upaya Melindungi Pelajar dari Jeratan Narkoba

Dan selanjutnya disampaikan oleh Kepala BNN Kabupaten Sumbawa Sumbawa AKBP Syirajuddin Mahmud dengan judul “ Upaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan sasaran kegiatan terhadap Pelajar.

Maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk memberikan gambaran dan pemahaman tentang bahaya narkoba bagi pelajar , mahasiswa, bangsa dan negara, sedangkan tujuannya adalah agar pelajar , mahasiswa tidak terlibat narkoba baik sebagai pengguna maupun pengedar/penyalahgunaan pengedar dan bandar narkoba sehingga memiliki daya tolak yang kuat terhadap narkoba.

Narkotika adalah Zat/obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis, yang dapat menyebabkan penurunan/perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dapat menimbulkan ketergantungan.

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat-obatan berbahaya, istilah narkoba ini sangat berkaitan dengan senyawa yang memberi efek kecanduan bagi para penggunanya. Bahaya narkoba tidak hanya berpengaruh pada fisik saja tetapi bisa mengganggu mental atau jiwa pecandu narkoba tersebut,

Bagi pecandu, bahaya narkoba tidak hanya merugikan masalah fisik saja tetapi akan mengalami gangguan mental dan kejiwaan. Sebenarnya narkoba ini merupakan senyawa-senyawa psikotropika yang biasa digunakan dokter atau rumah sakit untuk membius pasien yang mau dioperasi atau sebagai obat untuk penyakit tertentu, tetapi persepsi tersebut disalah artikan akibat penggunaan di luar fungsinya dan dengan dosis yang di luar ketentuan.

Apabila disalah gunakan, bahaya narkoba dapat mempengaruhi susunan syaraf, mengakibatkan ketagihan, dan ketergantungan, karena mempengaruhi susunan syaraf. Dari ketergantungan inilah bahaya narkoba akan mempengaruhi fisik, psikologis, maupun lingkungan sosial.

Dampak terhadap kesehatan bila sudah kecanduan narkoba adalah :  gelisah, depresi, panik, cemas luar biasa, hal ini dikarenakan  aktifitas tubuh dipercepat berlebihan. Disamping itu juga melihat hal-hal mengerikan, melemahkan aktifitas sel-sel hati, kerusakan otak, sel permanen dan kematian, kerja lamban dan ceroboh, sering tegang dan gelisah, hilang rasa percaya diri, apatis, pengkhayal, penuh curiga, agitatif, menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal, sulit berkonsentrasi, perasaan kesal dan tertekan, cenderung menyakiti diri, perasaan tidak aman, bahkan bunuh diri.

Disamping berdampak kepada kesehatan tubuh maka narkoba juga berdampak terhadap perekonomian dan sosial. Dampak Ekonomi yang ditimbulkan seperti : biaya untuk membeli narkoba sangat besar, biaya untuk pengobatan ( terapi rehabilitasi ) sangat besar. Dan untuk dampak sosialnya adalah  keluarga menjadi malu,  dicemooh masyarakat, hancurnya harapan-harapan kebanggaan orang tua, gangguan mental, anti-sosial,  asusila, dikucilkan oleh lingkungan, merepotkan dan menjadi beban keluarga, pendidikan menjadi terganggu dan masa depan suram

Sedangkan yang beruntung dalam masalah narkoba adalah : bandar narkoba, pengedar , negara-negara lain bisa menjajah Indonesia dan yang merugi adalah :  pengguna dan penyalahguna narkoba rugi kesehatan , Orang tua / keluarga rugi secara ekonomi , sosial , Negara rugi SDM dengan hancurnya generasi penerus bangsa .

Mengapa Indonesia menjadi sasaran dari pihak negara-negara lain untuk mengedarkan narkoba ? Jawabnya adalah karena Negara Indonesia adalah negara yang kaya dengan sumber daya alam juga sumber daya manusianya yang tidak kalah dengan negara-negara lain, Belum ada kemungkinan / indikator negara – negara luar untuk menyerang Indonesia secara fisik 18 s.d 20 tahun kedepan ( pernyataan Panglima TNI pada saat diwawancara oleh media ketika HUT TNI tahun 2016, Salah satu cara pihak luar menyerang Indonesia adalah dengan memasukkan narkoba dalam jumlah yang besar guna melumpuhkan generasi bangsa untuk tujuan politik ).

Peredaran dan penyalahgunaan narkoba meningkat di negara RI adalah disebabkan berbagai permasalahan diantaranya adalah sebagai berikut :

- Daya tolak dari masyarakat yang masih sangat lemah.

- Minat masyarakat terhadap narkoba semakin tinggi.

- Sulitnya deteksi-deteksi tempat masuknya narkoba ke negara RI yang terdiri dari beribu-ribu pulau dengan melalui pelabuhan-pelabuhan resmi maupun pelabuhan-pelabuhan tikus yang cukup banyak.

- Aparat yang masih sangat minim yang ditambah lagi dengan sarana dan prasarana yang tidak memadai.

- Sebagian masyarakat masih enggan dan  masih kurang peduli untuk melapor kepada aparat yang berwenang tentang peredaran/informasi narkoba ke Indonesia.

- Sebagian masyarakat atau pihak orang tua/wali atau keluarga masih enggan untuk datang melapor   tentang   anaknya, keluarganya yang menyalahgunakan atau sebagai pecandu narkoba kepada aparat yang berwenang.

Adapun peran generasi muda /pelajar / mahasiswa dalam memerangi narkoba yang sudah sangat Masif tersebut adalah sebagai berikut :

- Membentengi diri untuk tidak menyalah gunakan narkoba, apalagi sebagai pengedar narkoba.

- Mempengaruhi teman-temannya  baik yang disekolah maupun diluar sekolah untuk tidak terlibat narkoba.

- Bila ada teman-temannya atau keluarganya atau siapa saja yang terlibat sebagai pengguna / pecandu  narkoba agar di laporkan kepada BNN Kabupaten Sumbawa atau diantar untuk diobati / diterapi rehabilitasi.

- Memberikan  sosialisasi kepada teman-teman di sekolah / dikampus atau dimana saja berada tentang bahaya narkoba terutama di kalangan keluarga kepada adik-adiknya atau kepada kakak-kakaknya.

Semua kegiatan-kegiatan tersebut diatas  sudah diatur dalam UU No. 35 tahun 2009 tenatang narkotika. Bila tidak dilaksanakan terutama tidak melapor apabila ada salah satu keluarganya sebagai pecandu narkoba atau sengaja tidak melapor padahal mengetahui adanya tindak pidana narkotika maka bisa dikenakan sanksi pidana kurungan dan pidana denda.

41
Share :

INFORMASILAINNYA