Diklat Substantif PKG dan PKB bagi Guru PAI

Senin, 08 Mei 2017 09:59

Diklat Substantif PKG dan PKB bagi Guru PAI

Sumbawa Besar,Inmas_Bertempat di Aula Madrasah Aliyah Negeri 1 Sumbawa, Kepala Balai Diklat Keagamaan Denpasar Bali membuka secara resmi Diklat Substantif Peningkatan Kompetensi Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi Guru Pendidikan Agama Islam SMA, Guru MTs dan Guru MA di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, yang  berlangsung dari tanggal 08/05/2017 s/d  12/05/2017

Peserta Diklat ini berjumlah 40 orang guru PAI yang berasal dari Guru Madrasah Aliyah Negeri dan Swasta, di lingkungan Kementerian Agama dan Guru Agama SMA dan SMP di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa.

Dalam acara pembukaan diawali dengan pembacaan Kalam Ilahi yang disampaikan oleh Jufriadi M.Pd dan dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia yang disampaikan oleh Ketua Panitia Diklat dari Balai Diklat Keagamaan Denpasar. Laporan Ketua Panitia menyampaikan bahwa berdasarkan program Balai Dklat Keagamaan Denpasar tahun 2017 menyelenggarakan Diklat Teknis Substantif Peningkatan Kompetensi Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi Guru Pendidikan Agama Islam SMA,MA,MTs di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa dimana dalam pelaksanaan diklat ini ada tiga unsur pokok yang saling mendukung yaitu adanya peserta, fasilitator / Widyaiswara dan Panitia pelaksana, Widyaiswara terdiri dari Balai Diklat Denpasar 2 orang, Kepala Kantor Kementerian Agama dan Kepala Seksi.

Kepala Balai Diklat Keagamaan Denpasar menyampaikan bahwa para peserta diharapkan dapat mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir karena kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi guru,khusunya Diklat bagi Guru Agama Islam.

Adapun Tujuan Penyeleggaraan Diklat ini menurut Peraturan Menteri Agama  75 tahun 2015 sebagai dasar untuk :

- Meningkatkan pengetahuan,keterampilan dan sikap pegawai untuk dapat melaksanakan tugas jabatan secara professional yang          dilandasi kepribadian dan kode etik pegawai sesuai kebutuhan Kementerian Agama.

- Menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

- Memantapkan prestasi , sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi kepada pelayanan, pengayoman,dan pemberdayaan         masyarakat.

- Menciptakan pegawai yang berkualitas,professional,berintegritas dan bertanggung jawab.___(joko).

 

93
Share :

INFORMASILAINNYA