KEPALA KANTOR KEMENAG KOTA BIMA HADIRI PELETAKKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN MASJID MAN 2 KOTA BIMA

Selasa, 10 Oktober 2017 00:33

KEPALA KANTOR KEMENAG KOTA BIMA HADIRI PELETAKKAN  BATU PERTAMA PEMBANGUNAN MASJID MAN 2 KOTA BIMA

Kota Bima, Inmas_Senin, 09/10/2017, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bima, Drs. H.A. Munir menghadiri peletakkan batu pertama pembangunan masjid MAN 2 Kota Bima. Masjid yang diberi nama “Babul Ilmi” tersebut dibangun disebabkan mushola yang memang sudah lama ada di madrasah tersebut tak bisa lagi menampung ribuan jama’ah warga madrasah yang berlokasi di Jalan Wolter Monginsidi No.2 Lingkungan Tolobali Kota Bima NTB ini.

            Aji Munir, sapaan akrab Drs. H.A. Munir memberikan apresiasi yang luar biasa. Mudah-mudahan masjid tersebut cepat selesai supaya dapat menampung siswa untuk sholat dzuhur berjama’ah. Harapannya agar dapat menjadi contoh sekolah lain untuk mewajibkan siswa dan guru sholat dzuhur berjama’ah.  

            Peletakkan batu pertama turut disaksikan oleh Kepala MAN 2 Kota Bima, Mansyur, S.Ag, Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) Kantor Kemenag Kota Bima, Drs. Muhammad Ali, Kepala MTsN 2 Kota Bima, Najamuddin, M.Pd, Kepala MIN Kota Bima, Drs. M. Adnan, perwakilan BNI Cabang Kota Bima, perwakilan Bank Syari’ah Mandiri Cabang Kota Bima, serta seluruh dewan guru dan siswa.

            Sholat dzuhur berjama’ah di madrasah yang merupakan salah satu sekolah unggulan di Kota Bima ini sudah menjadi rutinitas, bahkan seluruh siswa maupun guru  diwajibkan mengikuti sholat berjama’ah di mushola. Rutinitas tersebut belum mengalami hambatan yang berarti pada tahun-tahun sebelumnya. Waktu sholat dzuhur  berjama’ah dilakukan secara bergantian.

Saat memasuki tahun ajaran 2017/2018, animo masyarakat untuk menitipkan anak-anaknya untuk belajar dan menuntut ilmu di MAN 2 Kota Bima sangat tinggi.  Jumlah siswa MAN 2 Kota Bima membengkak hingga mencapai 1.084 orang. Rutinitas sholat dzuhur berjama’ah pun mulai terasa mengalami hambatan. Mushola tak bisa lagi  menampung jumlah jama’ah yang semakin banyak. Antrian untuk sholat pun semakin memanjang. Hal ini dinilai pihak madrasah kurang representatif lagi.

             Ketua panitia pembangunan masjid “Babul Ilmi” MAN 2 Kota Bima, H. Idris, S.Ag, M.Si menyatakan, pembangunan masjid bertujuan supaya representatif saat sholat dzuhur berjama’ah. Apalagi terkait dengan ibadah harus dilaksanakan demi  kemaslahatan umat karena masjid akan dimanfaatkan  dalam jangka panjang. Pimpinan dan seluruh dewan guru sangat mendukung pembangunan masjid di lingkungan madrasah. Inspirasi untuk membangun masjid awalnya merupakan usulan Kepala Madrasah. Pemberi nama masjid dengan “Babul Ilmi” pun adalah pemberian dari Kepala Madrasah.

            Rencananya bangunan masjid akan dibuat 2 lantai dengan luas masjid 18 m x 21 m. Dana pembangunan berasal dari sumbangan sukarela guru, sumbangan siswa saat kegiatan Imtaq Jum’at Pagi, dan sumbangan donatur dari masyarakat umum. Tak hanya menerima bantuan berupa uang tunai, ada juga donatur yang memberikan bantuan berupa material bangunan, seperti: pasir, besi, semen, batu, dan lain-lain.     

Panitia Pembangunan Masjid “Babul Ilmi” MAN 2 Kota Bima, Ketua panitia, H. Idris, S.Ag, M.Si, Sekretaris panitia, Sahbuddin, SE, dan Bendahara panitia, Drs. H. Asmu’in, M.Si.

Bagi donatur yang ingin menyisihkan sebagian harta untuk turut membantu pembangunan masjid “Babul Ilmi” MAN 2 Kota Bima dapat langsung dikirim ke Bank NTB Cabang Bima atas nama Masjid Babul Ilmi MAN 2 Kota Bima dengan Nomor Rekening 005.22.19330.10-2. Panitia juga menerima sumbangan berupa material bangunan. Untuk info lebih jelas dapat menghubungi pihak madrasah setempat.  (Nurrosyidah Yusuf).      

 

35
Share :

INFORMASI LAINNYA