KUA Penghulu dan Penyuluh Sebagai Garda Depan Kementerian Agama

Kamis, 28 Desember 2017 08:03

KUA Penghulu dan Penyuluh Sebagai Garda Depan Kementerian Agama

Mataram _ Inmas, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Nasaruddin melaksanakan  Pembinaan KUA, Penghulu dan Penyuluh se Kabupaten Lombok Tengah sekaligus launching standarisasi papan data dan seragam warna cat Kantor KUA se- Kabupaten Lombok Tengah pada hari Rabu tanggal 27/12-2017 bertempat di Aula Ka.Kanmenag Lombok Tengah didampingi Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam H. Muhammad Amin, Ka.Kanmenag Lombok Tengah H. Hariyadi Iskandar, serta pejabat dan karyawan/ti lingkup Kemenag Loteng.

Sebelum sambutan-sambutan diawali oleh ucapan Lima Nilai Budaya Kerja Kemenag yang di pandu oleh Nurhasmi Kurniawan. Untuk pengucapan Ikrar Komitmen Kerja dipandu oleh H. Mahyudi. Dalam ikrar disebutkan bahwa Kemenag Loteng berbakti kepada Tuhan Yang Maha Esa, Setia dan taat kepada Pancasila serta UUD Negara RI, Menjunjung tinggi Integritas, Jujur serta memelihara nama baik institusi dan Bekerja sesuai peraturan yang berlaku.

Dalam sambutan dan arahannya Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTB H. Nasaruddin berharap ucapan ikrar oleh H. Mahyudin tersebut agar tidak sekedar teori belaka namun juga dapat dipraktekkan dan di implementasikan di tempat kerja masing-masing. Lombok Tengah salah satu daerah yang maju dan merupakan gerbangnya NTB karena dibanding daerah-daerah lain Lombok Tengah memiliki Bandara Internasional. Untuk itu diharapkan kepada para penyuluh dan penghulu agar selalu bisa mengikuti perkembangan zaman .

Selanjutnya terkait dengan kekurangan penyuluh Kemenag Loteng H.Nasaruddin akan berusaha mengoptimalkan kekurangan tersebut demi Lombok Tengah yang maju dan berdaya saing yang harus dibarengi dengan SDM yang mampu bersaing. Untuk itu diharapkan kepada Ka.Kanmenag agar para Penghulu dan Penyuluh dibekali Workshop dan berbagai pembinaan guna meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat.

H. Nasaruddin menekankan kepada para  penyuluh bahwa penyuluh merupakan garda didepan dalam melayani masyarakat dan menyampaikan berbagai informasi serta diharapkan bisa bekerjasama dengan Toga, Toma guna mengisi kekurangan-kekurangan dan jangan sampai meremehkan juga membeda-bedakan antara satu dengan yang lainnya. 

Selain penekanan terhadap penyuluh  dikatakan pula bahwa KUA sangat strategis dalam membina paham keagamaan Islam di tengah masyarakat. Hal ini disebabkan KUA dekat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat bawah. Peran KUA dikatakan strategis justru karena dekat dengan masyarakat dalam membina paham keagamaan Islam dan tidak hanya semata mata mengurusi persoalan pernikahan saja. Dan KUA sudah cukup dikenal masyarakat. 

 

Di KUA ada kepanjangan tangan yaitu penghulu dan penyuluh. Penghulu dan penyuluh mempunyai peran strategis untuk memberi layanan kepada umat Islam dalam membina paham keagamaan Islam. Jadi KUA selain memberikan pelayanan, juga melakukan pembinaan. KUA memberi peran yang sangat signifikan dalam memberi bimbingan kepada masyarakat. KUA memiliki peran dan memberikan layanan serta bimbingan kepada masyarakat Islam di lingkungan kerjanya. Selain itu KUA juga berfungsi salah satunya memberikan penerangan agama Islam. KUA merupakan garda terdepan Kemenag yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu H. Nasaruddin berharap kepada seluruh Kepala KUA untuk lebih meningkatkan lagi  pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sebelumnya Kasi Bimas Islam H. Hasanuddin dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan karena ingin adanya arahan serta pembinaan untuk pelayanan kepada masyarakat yang baik dan benar, dimana Ka.Kanmenag diam-diam telah turun kelapangan guna melihat secara dekat terkait pelayanan terhadap masyarakat baik itu terhadap Penyuluh dan Penghulu PNS, non PNS yang ada di KUA maupun ke madrasah-madrasah lingkup Kemenag Lombok Tengah.

Selanjutnya sambutan Ka.Kankemenag Kabupaten Lombok Tengah H. Hariyadi Iskandar menyampaikan  bahwa setelah dilantik beberapa waktu yang lalu maka pembinaan kali ini yang pertama kali dilakukan yaitu pembinaan terhadap KUA ,Penyuluh dan Penghulu PNS, non PNS karena  paling depan bersentuhan dengan masyarakat. Ka.Kankemenag berharap agar menjaga kekompakan dan kebersamaan sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mengajak untuk berinovasi yang positif guna meningkatkan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Selanjutnya H. Hariyadi Iskandar melaporkan bahwa Penyuluh PNS hanya lima orang dan yang non PNS 104 orang sehingga diharapkan jika ada pengangkatan PNS atau pegawai yang ada agar segera di eksekusi mengingat kedepannya KUA mempunyai peran sangat penting dan strategis. Disampaikan pula saat ini telah mulai diterapkan kedisiplinan kehadiran sesuai dengan aturan yang berlaku begitu juga kegiatan-kegiatan lainya serta melakukan perubahan-perubahan sesuai dengan 5 Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama. Semua upaya tersebut guna memberikan yang terbaik untuk Kementerian Agama.      Muhamad………

 

 

 

 

 

 

845
Share :

INFORMASI LAINNYA