Ada Tiga Pilar Pelayanan Calon Jamaah Haji

Senin, 12 Maret 2018 20:45

Ada Tiga Pilar Pelayanan Calon Jamaah Haji

Mataram _ Inmas,  Ibadah Haji merupakan rukun Islam ke lima yang wajib dilaksanakan bagi semua umat muslim yang mampu menjalankannya, tidak hanya mampu dalam finansialnya tetapi juga harus Istito'ah yang dibuktikan dengan  keterangan sehat dari Dokter tanpa adanya surat keterangan sehat maka calon jamaah haji tidak akan bisa berangkat haji sesuai dengan Permenkes No. 15 Tahun 2016. 

Saat ini perdaftar calon jamaah haji secara nasional berjumlah 3,722.954 orang. Data ini merupakan data pada hari ini Senin tanggal 12 Mei 2018 tidak lebih dari 221.000 orang terdiri dari 204.000 orang jamaah haji reguler, 17.000 orang jamaah haji khusus, sementara pendaftar haji Provinsi Nusa Tenggara Barat berjumlah 106.858 orang. Data tersebut diambil dari data diatas dengan masa tunggu selama  25 (dua puluh lima) tahun.

Sedangkan jamaah haji Nusa Tenggara Barat yang akan diberangkatkan tahun ini berjumlah 4.514 orang terdiri dari 4.476 jamaah haji regeler, 38 ( tiga puluh delapan ) orang petugas TPHD, 20 (dua puluh) orang TPHI dan TPIHI, 30(tiga puluh) orang petugas kesehatan laporan yang disampaikan Ketua Panitia Penyelenggara H. Kasmir.

Kegiatan Orientasi penyelesaian dokumen dan perlengkapan haji dilaksanakan di Hotel Vave Langko Mataram dihadiri Kabag Tata Usaha H. Sirojudin, Kepala Bidang PHU H. M. Ali Fikri Pembimbing Syariah. Kegiatan dilaksanakan selama 2 (dua) hari dari tanggal 12 sampai dengan 13 Maret 2018, peserta berjumlan 40 (empat puluh) orang terdiri dari Kepala Seksi PHU se NTB, Dinas Kesehatan Provinsi dan Kab/Kota se pulau Lombok, Dukcapil Provinsi, KKP Mataram, BPJS Cabang Mataram, Bank Penerima Setoran Haji, Pelaksana Bidang PHU Kanwil Kemenag Provinsi NTB

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Nasruddin dalam arahannya menyampaikan bahwa pada tahun ini tidak ada perubahan namun yang berubah tahun 2018 ditangani oleh BPJS kesehatan bagi calon jamaah haji sebelumnya, dan bagi para jamaah haji yang mendapat musibah sakit akan ditangani oleh pemerintah tetapi calon jamaah haji belum semuanya terdaftar di  BPJS dan saat ini sedang berjalan proses di BPJS ungkap H. Nasruddin.

H. Nasruddin berharap kepada seluruh pengurus agar ditingkatkan pelayanan jamaah haji sebagai tugas dan fungsinya, kemudian ditegaskan agar mempersiapkan dokumen haji yang valid dan mempersiapkan mental yang kuat sebelum 3 (tiga) bulan pemberangkatan. Selain itu kepada Dinas terkait yang menangani jamaah haji harus saling mendukung dan bekerjasama untuk  pelayanan calon jamaah haji yang banyak dan berlatar belakang berbeda-beda.  Berkaitan hal tersebut diharapkan dapat melakukan pelayanan dengan baik dan maksimal untuk kepuasan terhadap masyarakat.

Selanjutnya dikatakan pula agar untuk kedepannya pelayanan calon jamaah haji semakin lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya, begitu pula dengan  pembinaan terhadap calon jemaah haji agar lebih ditingkatkan lagi. Ada tiga pilar pokok yang harus diketahui oleh calon jamaah haji yaitu pembinaan yang baik, peningkatan pelayanan, elayanan yang prima, serta perlindungan sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar tidak ada permasalahan pelayanan calon jamaah haji.   Muhamad..........

 

 

 

 

 

 

 

24
Share :

INFORMASI LAINNYA