Hujan Air Mata Mengiringi Do'a Bersama MTSN 2 Lombok Tengah

Sabtu, 31 Maret 2018 14:31

Hujan Air Mata Mengiringi Do'a Bersama  MTSN 2 Lombok Tengah

      MTSN 2 Loteng_Inmas,  Lantunan ayat-ayat Allah dan bacaan-bacaan  pujian untuk Baginda Nabi akhir Zaman Muhammad Saw menggema bersamaan dengan tetesan air mata siswa-siswi dan orang tua wali MTSN 2 Loteng. Rangkaian acara Istigatsah yang berlangsung khidmat tersebut tersaji dengan susunan acara yang cukup panjang.

Kegiatan yang dipusatkan di lapangan Madrasah ini diikuti oleh seluruh civitas MTSN 2 Loteng, siswa-siswi, guru, wali siswa, anggota Komite, Tokoh Masyarakat dan beberapa Tuan Guru. Acara yang dikemas seperti Imtaq ini terkesan beda dan special karena para petugas yang ditunjuk adalah seluruhnya kelas Sembilan. Pembawa acara (MC) berjumlah empat orang dengan membawakan  Empat Bahasa yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Arab dan  Bahasa Sasak. Yang bertugas Pidato pun semuanya memakai Empat Bahasa, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Arab  dan Bahasa Sasak.

      Kepala MTSN 2 Lombok Tengah H.Abdul Fatah,M.Pd dalam sambutannya menyatakan kekagumannya terhadap para petugas yang dengan lugas dan berintonasi menyampaikan materi Pidato dalam Empat Bahasa. Di hadapan para wali siswa dan tamu undangan Abdul Fatah dengan bangga menyebut alumni MTSN 2 Loteng adalah siswa-siswi yang diperhitungkan di sekolah-sekolah Menengah atau Madrasah Aliyah yang ada di Lombok ini dan menjadi siswa teladan di sekolah dimana alumni melanjutkan studinya, seperti menjadi ketua Osis atau Osim dan juga menjadi Juara akademik di setiap Jenjang kelas.

       Kegiatan Istigatsah yang berlangsung Sabtu 31 Maret 2018 tersebut menghadirkan Tuan Guru Muhammad Yusuf sebagai penceramah dan motivator. Dalam tausyiahnya Tuan  Guru Muhammad Yusuf  lebih banyak menyampaikan motivasi-motivasi untuk belajar lebih giat dan harus optimis dalam menuntut ilmu dan meraih kesuksesan. Tuan Guru Muhammad Yusuf  juga menyinggung masalah moral anak-anak sekarang yang banyak bersinggungan dengan perilaku kurang baik. Kaitan hal tersebut  sebagai generasi masa depan yang gemilang Tuan Guru berharap semua siswa harus memperbaiki dan menunjukkan etika bermasyarakat yang baik, sopan dan menjadi panutan dalam masyarakat. Yang lebih mulia adalah hormat dan taat kepada orang tua, baik orang tua di rumah ataupun Guru di Madrasah, demikian harapnya.

        Rangkaian Istigatsah  selain diisi dengan Pidato Empat Bahasa juga menampilkan Kesenian Marawis dan Qosidah MTSN 2 Lombok Tengah, Pembacaan Asmaul Husna, Surah Yasin serta Tausyiah. Acara ditutup dengan Pembacaan Do'a dipimpin oleh Ketua Komite Terpadu MIN 2, MTSN 2 Dan MAN 2 Loteng TGH.Irpan Khalil. Pada saat pembacaan do'a ini terlihat siswa-siswi meneteskan air mata, begitu juga dengan wali siswa dan beberapa Dewan Guru ikut hanyut dalam suasana yang haru.    Odink284




338
Share :

INFORMASI LAINNYA