SIROJUDIN : Ada 4 Pilar Kompetensi Dasar ASN

Kamis, 05 April 2018 14:26

SIROJUDIN : Ada 4 Pilar  Kompetensi  Dasar ASN

Gangga_Inmas, Bertempat di Lesehan Sasak Narmada Tanak Song Kec, Tanung KLU, 05 April 2018 menjadi pembicara dan narasumber pada kegiatan Rapat Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Utara. Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Prov. NTB Drs. H. Sirojudin, MM yang menyampaikan kepada peserta bahwa sasaran dari reformasi Birokrasi itu bagaimana mewujudkan pemerintah yang bersih, akuntabel dan berkinerja tinggi. Untuk mencapai pemerintah yang bersih, Akuntabel dan berkinerja tinggi harus memiliki kompetensi dasar dan seluruh ASN harus tunduk pada kompetensi dasar ini. Adapun kompetensi dasar itu diantaranya ada pada 4 pilar kebangsaan kita yaitu Pancasila, UUD , Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. Demikian kata awal kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Prov NTB Drs. H. Sirojudin,MM dalam acara tersebut.

Selanjutnya Kabag TU juga menyampaikan bahwa selain kompetensi Dasar juga, seorang ASN harus memiliki kompetensi Komunikasi baik itu Komunikasi Internal maupun Komunikasi External ( Masyarakat ). Sebagai seorang ASN harus memiliki dan mampu berkomunikasi dengan baik. Tidak mungkin bisa melayani masyarakat, umat dengan baik tanpa memiliki Komunikasi yang baik. Sehingga komunikasi ini menjadi hal yang sangat penting untuk dikembangkan.

Lebih lanjut Kabag TU menjelaskan bagaimana kita berkomunikasi antara atasan dengan bawahan, bagaimana berkomunikasi antara bawahan dan atasan, berkomunikasi dengan sesama rekan kerja bahkan komunikasi dengan masyarakat harus kita bangun. Karena Kementerian Agama merupakan kementerian yang langsung bersentuhan  dan berhubungan langsung dengan masyarakat. Kondisi yang diharapkan Kemenag adalah menjadikan Kemenag menjadi teladan melalui kinerja terbaik dan layanan prima.

Sedangkan Kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang ASN yaitu Kompetensi Profesional. Seorang ASN Kementerian Agama yang mampu menerapkan 5 nilai budaya kerja kementerian Agama dan menjadi roh dalam bekerja di lingkungan kementerian Agama dan apabila itu kita mampu menerapkannya maka akan menjadi ASN yang bisa  di andalkan. Kompetensi Tata Laksana yaitu Sistem, Proses dan Prosedur kerja yang jelas, efektif, efisien, terukur dan sesuai dengan prinsip – prinsip Good Governance.

Selain hal tersebut  Kabag TU juga menyampaikan bahwa ada 8 Program Reformasi Birokrasi dan Hasil yang diharapkan ( Perpres 81/2010 ) diantaranya ; 1. Managemen Perubahan. 2.Penataan Peraturan Perundang undangan. 3. Penataan Penguatan Organisasi. 4. Penataan Tata Laksana. 5. Penataan Sistem Managemen SDM. 6. Penguatan Akuntabilitas. 7. Penguatan Pengawasan. 8. Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. Sedangkan hasil yang diharapkan ada tiga (3) komponen hasil, yaitu : 1. Kapasitas Dan Akuntabilitas Kinerja Organisasi. 2. Pemerintahan Yang Bersih Dan Bebas KKN. 3. Kualitas Pelayanan Publik.

( Mus Jonggat )

67
Share :

INFORMASI LAINNYA