H.Nasrudin :” Perencanaan Harus Masuk Akal “

Jumat, 13 April 2018 17:53

H.Nasrudin :” Perencanaan Harus  Masuk  Akal “

Gangga_inmas,  Menjadi narasumber di kegiatan Musyawarah Perencanaan ( Musren ) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Utara ( 11 April 2018 ) yang bertempat di aula Gedung PSBB MAN 2 Mataram, Kepala Kanwil Kankemenag Prov NTB H.Nasrudin,S.Sos,M.PdI menyampaikan dalam pidatonya terkait kebijakan Kementerian Agama dalam penyusunan anggaran. Mengawali pidatonya Kepala Kanwil Kemenag Prov NTB mengharapkan kepada ASN yang ada di lingkungan Kantor Kemenag KLU harus mampu menyesuaikan diri dalam semua bidang selain bidang agama keagamaan tetapi juga dalam bidang yang lain seperti dalam bidang infrastruktur walaupun Kantor Kemenag KLU merupakan Kantor Kemenag  termuda di NTB namun harus mampu mengikuti perkembangan di KLU karena KLU merupakan kawasan yang sedang berkembang dalam menata kehidupan serta wilayahnya baik itu infrastruktur maupun sumberdaya.

Terkait masalah SDM Kanwil Kemenag lebih jauh menyampaikan bahwa SDM Kemenag KLU menjadi sangat penting begitu juga dalam bidang insfrastruktur terutama dalam hal pendidikan yang menjadi program dan rencana Kementerian Agama yaitu akan membangun madrasah negeri di kabupaten Lombok Utara mulai dari MIN, MTsN dan MAN.

Lebih jauh lagi Kanwil Kemenag Prov NTB mengharapkan kepada Kepala Kemenag, Kasubbag, kasi Pendis dan kasi Penmad untuk merencanakan kedepan arah pembangunan di tahun 2019 dan juga diharapkan kepada seluruh peserta untuk berkontribusi dalam menyusun perencanaan saat ini. Peserta diharapkan memiliki panca indera keenam untuk bagaimana menerawang arah pembangunan di KLU. Dalam kegiatan perencanaan ini diharapkan juga mampu menghasilkan dan menampilkan sebuah perencanaan baik sesuai dengan undang – undang dan sesuai dengan  kemampuan, jangan membuat perencanaan yang aneh – aneh yang tidak bisa terlaksana dan perencanaan itu harus berkesinambungan karena dari pusat sampai ke daerah melaksanakan pembangunan yang berkesimambungan dan berkelanjutan yang terkait dari tahun ke tahun.

Di akhir pidatonya H.Nasrudin mengharapkan supaya dalam kegiatan ini mampu dan dapat melahirkan sebuah rancangan perencanaan keuangan yang bisa melahirkan anggaran, karena kalau melahirkan semacam suatu anggaran  yang tidak masuk akal tentu pasti akan di tolak. Lebih jauh lagi H.Nasrudin mengharapkan supaya data sertifikasi, data BOS, Tukin dihitung  dengan sebaik – baiknya  jangan sampai menjadi kekurangan. ( Mus Jonggat )

 

 

71
Share :

INFORMASI LAINNYA