Hilal Dibawah Ufuk, Awal Ramadhan Jatuh Pada Tanggal 17 Mei 2018

Selasa, 15 Mei 2018 20:58

Hilal Dibawah Ufuk, Awal Ramadhan Jatuh Pada Tanggal 17 Mei 2018

Mataram INMAS,_Tim Rukyat Hilal Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat Bersama BMKG Mataram, UIN Mataram, Universitas Mataram, MAN 1, MAN 2 dan PT. Telkom melakukan rukyat hilal atau pengamatan hilal di Menara Lantai 14 Masjid Hubbul Wathan Islamic Center Mataram pada hari ini (Selasa, 15-5-2018).

 

Sebelumnya Tim Hisab Rukyat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat telah melakukan perhitungan yang berkaitan dengan penentuan awal bulan Ramadhan 1439 H yaitu menghitung saat terjadinya Ijtima’ (konjungsi) yang terjadi pada pukul 20:9:31.88 Wita mala mini (Selasa, 15-5-2018) dengan tinggi hakiki hilal sekitar : 000 1017.63, artinya masih dibawah ufuk, dan ghurub matahari (matahari terbenam) pada pukul : 18:05:3.56 Wita.

 

Pada hari ini (Selasa, 15-5-2018, Red.) Nusa Tenggara Barat salah satu tempat pengamatan hilal dari 95 lokasi tempat pelaksanaan Hilal yang tersebar di seluruh Indonesia tidak berhasil melihat hilal, karena hilal masih dibawah ufuk dan kondisi ufuk barat dalam kondisi terselimuti kabut yang sangat tebal ditambah dengan turunnya  hujan, disampaikan Tim Rukyat Hilal Ida Suryati di lokasi observasi, “Karena hilal masih dibawah ufuk, maka tidak ada satupun kriteria Bersama yang telah ditetapkan oleh MABIMS, yg dapat di penuhi oleh hilal, yaitu tinggi hilal minimal 2 derajat, umur buln minimal 8 jam sejak terjadinya ijtima' dan azimut hilal minimal 3 derajat.” tambah Ida Suryati.

 

Dengan ungkapan yang sama Pembimbing Syariah Kanwil Kemenag NTB H. Ali Fikri dikatakan bahwa Tiga kriteria yang tidak dapat dipenuhi tersebut adalah (1)_Tinggi hilal minimal 20, (2)_Umur bulan sejak terjadinya Ijtima’ minimal 8 jam dan yang ke (3)_Jarak sudut matahari dan bulan 30, “Jadi umur bulan Sya’ban akan digenapkan menjadi 30 hari (istikmal), artinya besok Rabu, 16-5-2018 masih termasuk bulan yang sedang berjalan yaitu tanggal 30 Sya’ban 1439 H, dan awal bulan Ramadhan akan jatuh pada Kamis, 17 Mei 2018, namun demikian kita tetap menunggu hasil siding istbat di Kementerian Agama RI dalam mempertimbangkan hasil laporan tim rukyat yang tersebar di seluruh Indonesia” papar H. Ali Fikri.

 

Hal tersebut diatas disampaikan H. Ali Fikri setelah melakukan perhitungan, pengamatan hilal dan sidang istbat Bersama Kepala Kanwil Kemenag NTB, Pengadilan Tinggi Agama Nusa Tenggara Barat, UIN Mataram dan Bersama Tokok Agama serta Ormas di Lantai 14 Menara Masjid Hubbul Wathan Islamic Center Mataram. (miq olah)

 

Direlease oleh : Lalu Abdullah

Editor : Hj. Diah Purnawati

Disetujui : H. Zamroni Aziz (Kasubag Humas Kanwil Kemenag Provinsi NTB)

82
Share :

INFORMASI LAINNYA