H. Furqan : Perekaman Data Biometrik Jama'ah Haji Dilaksanakan di Embarkasi

Kamis, 31 Mei 2018 01:23

H. Furqan :  Perekaman Data Biometrik Jama'ah Haji Dilaksanakan di Embarkasi

Kota Bima_Inmas, Berbagai upaya dilakukan Kementerian Agama RI dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik untuk Jama’ah Haji Indonesia. Setiap tahun terdapat peningkatan pelayanan bagi Jama’ah Haji Indonesia. Menurut BPS, angka kepuasaan haji  mencapai 84.7%. Angka ini menunjukkan angka sangat memuaskan. Kementerian Agama RI menargetkan tahun 2018 mencapai 85%.

Penjelasan Kepala Seksi PHU Kantor Kementerian Agama Kota Bima, Drs. H. Furqan Ar Roka terkait pelayanan haji tahun 2018. Aji Furqan begitu biasa disapa menyatakan, tahun ini perekaman data Biometrik Jama’ah Haji Indonesia akan dilakukan di embarkasi masing-masing. Hal ini berdasarkan Surat Edaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. NTB menindaklanjuti Surat Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI tertanggal 25 Mei 2018 perihal Perekaman Data Biometrik Jama’ah Haji.

Hasil pertemuan Komisi Pengawas Haji Arab Saudi dengan Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah disepakati bahwa pada musim haji tahun 1439 H/2018 M, seluruh Jama’ah Haji akan melakukan perekaman data Biometrik (sidik jari dan foto) akan dilakukan sebelum Jama’ah Haji berangkat ke Arab Saudi”, kata Aji Furqan.

Perekaman data Biometrik akan dilakukan dengan penjelasan:

1.   Perekaman data Biometrik akan dilakukan pada saat calon Jama’ah Haji sudah berada di Asrama Haji Embarkasi.

2.  Durasi yang dibutuhkan untuk perekaman data Biometrik untuk setiap calon Jama’ah Haji lebih kurang 5 (lima) menit atau 4 (empat) jam setiap kloter.

3.    Waktu perekaman data Biometrik setelah calon Jama’ah Haji menerima paspor.

4. Perekaman data Biometrik akan dilakukan oleh PT. VFS selaku vendor dari PT.Tasheel yang telah ditunjuk oleh Kementerian Luar Negeri Arab Saudi. 

Selama ini, perekaman data Biometrik dilakukan di bandara kedatangan di Arab Saudi. Prosesnya memakan waktu lama karena selain sidik jari, juga dilakukan perekaman biometrik retina mata, pemeriksaaan bagasi dengan sinar x, serta pemeriksaan kesehatan terkait kepatuhan menjalani vaksin meningitis. Tahun ini akan dilakukan di Embarkasi Lombok” tutur Aji Furqan melanjutkan penjelasannya.

Tak hanya itu saja, ada beberapa keunggulan terkait pelayanan haji tahun 2018, seperti : Jama’ah Haji akan mendapatkan makan di Mekkah 40 kali, penginapan di Madinah disewa musiman, adanya konsultasi jama’ah yang bertugas di setiap sektor yang terdapat pada setiap maktab atau hotel, serta tim kesehatan gabungan dari Kemenkes, TNI, dan Polri yang siap melayani Jama’ah Haji.  (Nurrosyidah Yusuf)

 

94
Share :

INFORMASI LAINNYA