MTsN 1 Sumbawa Menerima 160 Siswa dari 220 Pendaftar Baru

Kamis, 31 Mei 2018 11:58

MTsN 1 Sumbawa Menerima 160 Siswa dari 220 Pendaftar Baru

Inmas _ MTsN 1  Sumbawa.  Seluruh   rangkaian   penerimaan   calon   siswa   baru   MTsN   1 Sumbawa   Tahun Pelajaran  2018/2019  berakhir  hari  ini  Kamis,  31  Mei  2018. Berakhirnya seluruh yang terkait dengan PPDB ditandai pengumuman hasil seleksi administrasi  dan  tes kemampuan membaca Al Quran dan tes akademik. Tes kemampuan membaca Al Quran dan tes akademik Rabu, 30 Mei 2018  yang diikuti oleh 220 calon siswa berjalan dengan baik yang tersebar  menjadi sembilan ruangan dan diuji oleh satu orang guru.

Kemampuan membaca Al Quran adalah indikator pertama dalam penerimaan calon siswa tahun ini setelah kemampuan lain yang dimiliki oleh calon siswa, karena kemampuan membaca Al Qur’an merupakan penjabaran dari Visi-Misi MTsN 1 Sumbawa yang harus terealisasi dalam pengembangan dan membangun madrasah kedepan. Visi-Misi madrasah mengenai kemampuan memaca Al Qur’an adalah sebuah langkah awal untuk menjadikan semua potensi yang dimiliki siswa harus berakar dan bersumber dari Al Qur’an.

220 calon siswa yang terdaftar dalam buku pendaftaran hanya 160  siswa yang bisa diterima, keinginan madrasah untuk menerima siswa sangatlah besar sebanding dengan animo masyarakat yang sangat luar biasa untuk bergabung bersama MTsN 1 Sumbawa, namun terkendala dengan kapasitas daya tampung madrasah yang sangat terbatas, sehingga mau tidak mau harus diterima sejumlah yang bisa ditampung oleh jumlah ruangan yang ada.

Rasa bahagia dan riang seketika terlihat di wajah orang tua dan calon siswa saat melihat nama dan nomor tertera di papan pengumuman, kecewa dan sedihpun tidak bisa dilawan oleh orang tua dan calon siswa saat nomor dan nama tidak terbaca di kertas pengumuman yang terpampang di tiga titik. Yang dinyatakan lulus langsung bisa daftar ulang mulai diumumkan kelulusan sampai hari Rabu, 6 Juni 2018, dan yang tidak lulus langsung menarik berkas untuk dipakai mendaftar ke madrasah atau sekolah yang lain.

“Tahapan-tahapan seleksi harus dilalui, dan tahapan-tahapan itu sesungguhnya adalah untuk menjarig kelengkapan administratif dan untuk mengetahui potensi yang dimiliki calon siswa  untuk dikembangkan nantinya. Selain itu daya tampung juga menjadi alasan yang utama, karena jika kita paksakan untuk menerima lebih dari ketentuan yang ada yakni 36 siswa dalam setiap ruangan, sementara dalam juknisnya tertera 32 siswa maka kita sudah menyalahi aturan. Dan terima kasih kami sampaikan kepada seluruh kita lebih khusus panitia yang sudah bekerja dengan baik sehingga bisa berjalan sebagaimana mestinya” ungkap Kamad Adiat Hasan, S.Ag.

 

31
Share :

INFORMASI LAINNYA