H.M.Ali Fikri “ Jama'ah Haji Lombok Utara Langsung Ke Mekkah “

Jumat, 06 Juli 2018 00:08

H.M.Ali Fikri  “ Jama'ah  Haji  Lombok  Utara  Langsung  Ke Mekkah “

Inmas_Klu, Calon Jamaah Haji yang berasal dari kabupaten Lombok Utara yang tergabung dalam kloter 9 yang bergabung dengan jamaah haji asal Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Barat dan Mataram akan langsung menuju ke Mekkah. Demikian yang disampaikan oleh H.M.Ali Fikri,MM Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Prop. NTB  dalam kegiatan pembinaan Manasik Haji yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Utara di aula Kemenag KLU pada hari Selasa,03 Juli 2018 yang dihadiri oleh 74 calon jama’ah haji.

“ Kebanyakan jamaah haji yang berasal dari daerah  NTB memaksakan diri untuk umrah setiap hari, sebelum musim haji sebelum tanggal 9 Dzulhijah. Dan ketika jamaah haji akan melakukan wukuf di Arafah tenaga jamaah sudah habis karena terlalu memaksaan diri pada saat kegiatan umrah padahal inti dari pelaksanaan haji  pelaksanan Wukuf di Padang Arafah bergerak bermalam di Muzdalifah  untuk mengambil kerikil dan langsung  melontar di Jamratul Aqobah dan kembali ke Mina dan baru melakukan melontar Nafar Awal dan Nafar Tsani lalu bergerak kembali ke hotel. ungkap Ali Fikri

Lebih jauh Ali Fikri menyampaikan keuntungan yang diperoleh oleh jamaah asal kabupaten Lombok Utara.

“ Keuntungan dari jamaah haji yang berasal dari kabupaten Lombok Utara yaitu dapat langsung ke Mekkah dan langsung mengerjakan haji karena mendapat pemberangkatan gelombang kedua jika di bandingkan dengan gelombang pertama yang lama menunggu” ungkap Ali Fikri.

Dan lebih jauh H.M.ALI Fikri mengungkapkan bahwa untuk tahun 2018 ini waktu wukuf jatuh pada tanggal 20 Agustus 2018 ( 9 Dzulhijjah ). Disampaikan juga bahwa ada beberapa kebijakan pemerintah dalam penyelenggaran  haji dan  beberapa point diantaranya ada 3 yaitu : 1. Akomodasi ( Pemondokan )  2.Konsumsi, 3.Transportasi. Akomodasi Jamaah Haji baik di Madinah maupun di Mekkah berupa makan gratis dan berupa fasilitas hotel yang nyaman.

Pada kesempatan itu, H.M.Ali Fikri menjelaskan secara rinci hal – hal yang berkaitan dengan bagaimana jamaah haji nanti ketika berada di dalam hotel dan mentaati aturan – aturan selama berada di dalam hotel guna menjaga hal – hal yang tidak  diinginkan seperti pengalaman penyelenggaraan haji pada tahun – tahun sebelumnya. H.M.Ali Fikri mencontohkan pengalaman haji tahun sebelumnya ketika ada jamaah yang memasak nasi sendiri di dalam hotel yang menimbulkan kebakaran dan ada jamaah haji yang merokok di dalam toilet hotel yang menimbulkan kebanjiran.

Terkait transpotasi H.M.Ali Fikri mengungkapkan bahwa jarak yang paling jauh yang akan di tempuh jamaah haji sekitar 1,5 KM. Menjelang akhir kegiatan  calon jamaah haji tetap semangat mengikuti kegiatan manasik haji dan diisi dengan diskusi dan tanya jawab dengan calon jamaah haji yang dipandu oleh H.Rahadiawan,S.Kom Kasi PHU Kemenag KLU ( Mus Jonggat )


Pembuat Release    :    Mus Jonggat

Editor                       :    Hj. Diah Purnawati  ( Pengelola Website )

Disetujui                  :     H. Zamroni Azis  ( Kasubag Humas )

 

 

138
Share :

INFORMASI LAINNYA