H. Nasruddin – Sangat Penting Untuk Penyusunan Pedoman Tata Cara Upacara Kematian Hindu

Senin, 09 Juli 2018 20:12

H. Nasruddin – Sangat Penting Untuk Penyusunan Pedoman Tata Cara Upacara Kematian Hindu

MATARAM INMAS,_Mati, hanya berarti berpisahnya Panca Maha Bhuta dengan Atman yang ada pada badannya. Hanya badan kasarnya yang lenyap, sedangkan Atmanya tetap tak berubah, sebab alam ini penuh disusupi Atman, sehingga Pedoman Tata Cara Upacara Kematian Umat Hindu sangat diperlukan agar mendapatkan persamaan persepsi dalam tata cara upacara kematian khususnya bagi umat Hindu.

 

Hal tersebut diatas disampaikan Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Nasruddin pada saat membuka secara resmi dimulainya kegiatan Workshop Penyusunan Pedoman Tata Upacara Kematian Hindu di Hotel Jayakarta Senggigi sore ini (Senin, 9-7-2018, Red.) yang akan dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 9 sampai dengan 11 Juli 2018.

 

“Kebangkitan Hindu di luar Bali seharusnya dibarengi dengan sumber daya manusia Hindu yang sudah siap membina warga Hindu yang masih asing tentang Hindu, fakta dilapangan ternyata tidak menguasai materi untuk diaplikasikan di Daerah-daerah yang sudah memiliki tradisi secara turun temurun dari nenek moyang yang Berjaya dan menganut pahan Hindu pada tempo dulu. Kesan yang didapat bahwa kondisi upacara agama Hindu di luar Bali dominan diwarnai dengan budaya Bali”.

 

Disampaikan H. Nasruddin didepan 40 Peserta Workshop yang terdiri dari Ketua-ketua Lembaga Hindu, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat se Pulau Lombok, Tata cara Upacara Kematian/Antyesti Samsara Umat Hindu sampai saat ini masih belum ada kesamaan diantara umat Hindu khususnya bagi umat Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Barat, sehingga kegiatan Workshop ini sangat penting”, tegas H. Nasruddin, “Dengan kegiatan Workshop ini  saya berharap akan menghasilkan sebuah rekomendasi yang akan dijadikan pedoman dalam melaksanakan tata cara pemakaman” tambahnya.

 

Sebelumnya Ketua Panitia Penyelenggara Desak Ayu Witari melaporkan bahwa tujuan dari dilaksanakannya Workshop ini selain untuk menyusun pedoman yang jelas dalam pelaksanaan upacara kematian, juga ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan, menyamakan persepsi, sebagai media penyampaian gagasan yang bermanfaat bagi pembangunan umat Hindu, wahana silaturahmi yang dapat menumbuhkan rasa persaudaraan, tempat berdialog antar umat Hindu serta untuk menjadikan wadah yang positif dalam penyalur kegiatan keagamaan.

 

Pembukaan kegiatan Workshop ini selain dihadiri Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB H. Nasruddin, juga dihadiri oleh Pejabat Eselon III di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB dan Kasi Hindu Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat dan Kota Mataram. (miq olah)

_________________________          

Pembuat Release  :  Lalu Abdullah

Disetujui  :  H. Zamroni Aziz (Kasubag Humas).

56
Share :

INFORMASI LAINNYA

BABAD LOMBOK
Kamis, 24 Maret 2016 11:46